Menu

Mode Gelap
Tanam 100 Bibit, IKN Perkuat Pemulihan Hutan Tahura Soeharto DPPKB Samarinda Perkuat Kampung KB, Fokus Cegah Stunting dan Tingkatkan Kualitas Keluarga Komisi IV DPRD Samarinda Sorot Program Kampung KB, Dorong Penguatan Anggaran Bupati Kukar Tinjau Intake Bekotok, Siap Tingkatkan Kapasitas Air Bersih Tanpa Naik Tarif Dirut Perumda Tirta Mahakam Ungkap Tantangan Air Bersih di Kukar, Siap Tambah Kapasitas dan Gandeng Pihak Ketiga

BERITA DAERAH · 22 Okt 2025 10:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Lestarikan Seni Lisan Ladon sebagai Warisan Budaya Kutai


 Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, M. Saidar, memberikan keterangan terkait upaya Disdikbud Kukar dalam memperkuat pelestarian seni lisan tradisional Ladon, salah satu kekayaan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Kutai. Perbesar

Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, M. Saidar, memberikan keterangan terkait upaya Disdikbud Kukar dalam memperkuat pelestarian seni lisan tradisional Ladon, salah satu kekayaan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Kutai.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat upaya pelestarian seni lisan tradisional Ladon, salah satu kekayaan budaya yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat Kutai.

Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya Disdikbud Kukar, M. Saidar, menjelaskan bahwa Ladon merupakan bentuk komunikasi lisan yang dibawakan secara bersahutan oleh dua orang, dengan lirik atau syair yang sarat akan pesan moral dan nilai-nilai budaya.

“Ladon biasanya disampaikan secara bersahutan dan disesuaikan dengan tema yang diangkat. Melalui irama dan kata-kata yang puitis, masyarakat Kutai menyampaikan nilai-nilai kehidupan dengan cara yang indah dan menghibur,” ungkap Saidar, Selasa (21/10/2025).

Ia menerangkan, seni Ladon memiliki kemiripan dengan tradisi tarsul, namun dengan karakter penyampaian yang berbeda. Dalam Ladon, dua orang pelantun saling menimpali secara bergantian, menciptakan irama dialog yang dinamis serta menggambarkan kecerdasan verbal masyarakat Kutai dalam mengolah bahasa.

Tema yang diangkat dalam Ladon umumnya bersifat edukatif dan mengandung pesan kebajikan — mulai dari ajakan untuk menjaga kelestarian budaya, memperkuat rasa kebersamaan, hingga menegaskan pentingnya menjaga identitas bangsa. Dengan demikian, Ladon bukan hanya berfungsi sebagai hiburan rakyat, tetapi juga sebagai media pendidikan moral dan sosial.

Menurut Saidar, keberadaan Ladon menjadi bukti bahwa masyarakat Kutai memiliki kreativitas tinggi dalam mengekspresikan nilai-nilai budaya melalui seni tutur. Tradisi ini juga mencerminkan filosofi hidup masyarakat lokal yang menghargai harmoni, kebersamaan, dan keindahan bahasa.

“Ladon merupakan warisan budaya yang mencerminkan kecerdasan lokal masyarakat Kutai. Melestarikannya berarti menjaga jati diri dan karakter bangsa dari akar tradisinya sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, agar tradisi Ladon tetap hidup di tengah arus modernisasi, diperlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, terutama dalam memberikan ruang pembelajaran bagi generasi muda.

“Anak-anak muda perlu dikenalkan dan dilatih untuk membawakan Ladon, agar mereka memahami nilai-nilai budaya leluhur dan mampu meneruskannya ke generasi berikutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Saidar berharap kegiatan pelestarian ini dapat memperluas apresiasi masyarakat terhadap Ladon, baik di tingkat lokal maupun nasional. Dengan begitu, seni lisan khas Kutai ini tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi kebanggaan bersama.

“Ladon bukan sekadar tradisi, tetapi simbol identitas dan keunikan masyarakat Kutai. Melestarikannya adalah tanggung jawab bersama demi menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan relevan di masa depan,” pungkas Saidar.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPPKB Samarinda Perkuat Kampung KB, Fokus Cegah Stunting dan Tingkatkan Kualitas Keluarga

28 April 2026 - 18:00 WITA

kb1

Komisi IV DPRD Samarinda Sorot Program Kampung KB, Dorong Penguatan Anggaran

28 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota07

Bupati Kukar Tinjau Intake Bekotok, Siap Tingkatkan Kapasitas Air Bersih Tanpa Naik Tarif

28 April 2026 - 16:00 WITA

tirta3

Dirut Perumda Tirta Mahakam Ungkap Tantangan Air Bersih di Kukar, Siap Tambah Kapasitas dan Gandeng Pihak Ketiga

28 April 2026 - 15:00 WITA

titra1

Pansus LKPJ DPRD Samarinda Apresiasi Kinerja Perumdam, Target PAD Terlampaui

28 April 2026 - 14:00 WITA

dprdkota06

DPRD Samarinda Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan

28 April 2026 - 13:00 WITA

dprdkota05
Trending di BERITA DAERAH