KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – SDN 008 Tenggarong Seberang terus berinovasi dalam menumbuhkan minat baca di kalangan siswa sekolah dasar. Melalui program literasi yang dikembangkan secara terarah, sekolah berupaya menciptakan budaya membaca sejak dini agar kemampuan literasi dasar anak-anak meningkat secara berkelanjutan.
Kepala SDN 008 Tenggarong Seberang, Suko Prianto, mengatakan bahwa peningkatan minat baca menjadi salah satu fokus utama sekolah dalam mendukung pelaksanaan kurikulum Merdeka. Menurutnya, membaca bukan hanya bagian dari pembelajaran, tetapi juga sarana penting membentuk karakter dan daya pikir anak.
“Kami ingin anak-anak terbiasa membaca sejak kecil. Karena dengan membaca, mereka bisa lebih mudah memahami pelajaran dan memiliki wawasan yang luas,” ujar Suko, Selasa (4/11/2025).
Sebagai bentuk dukungan terhadap program literasi, pada tahun 2024 sekolah ini menerima bantuan pembangunan perpustakaan lengkap dengan buku-buku bacaan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara (Disdik Kukar). Kehadiran perpustakaan baru itu menjadi tonggak penting dalam memperkuat budaya baca di sekolah.
Namun, Suko menilai bahwa minat baca tidak bisa tumbuh hanya dengan menyediakan fasilitas. Karena itu, sekolah membuat program peminjaman buku literasi bagi siswa kelas satu hingga tiga. Melalui sistem bergilir setiap minggu, setiap anak mendapat kesempatan membawa pulang buku bacaan dan membacanya bersama keluarga di rumah.
“Kami pinjamkan buku kepada siswa kelas satu, dua, dan tiga secara bergantian setiap minggu. Tujuannya agar mereka terbiasa membaca, bukan hanya di sekolah, tapi juga di rumah,” jelasnya.
Program tersebut mendapat dukungan positif dari orang tua siswa. Sekolah secara rutin melakukan sosialisasi pada setiap pembagian rapor, agar orang tua ikut berperan aktif membimbing anak saat membaca di rumah. Dengan kolaborasi ini, minat baca anak diharapkan terus meningkat karena mereka mendapat dorongan dari dua lingkungan sekaligus: sekolah dan keluarga.
Selain bantuan dari Dinas Pendidikan, SDN 008 Tenggarong Seberang juga mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk memperkaya koleksi buku. Buku-buku yang tersedia mencakup bacaan ringan bergambar, cerita rakyat, hingga buku pengetahuan sederhana yang sesuai dengan usia anak sekolah dasar.
“Kami ingin anak-anak punya banyak pilihan bacaan yang menarik. Karena kalau bukunya bervariasi, mereka akan lebih semangat membaca,” ungkap Suko.
Menurutnya, hasil dari program ini mulai terlihat. Siswa kini lebih antusias mengunjungi perpustakaan, bahkan banyak yang meminta buku tambahan untuk dibaca di rumah. Kebiasaan membaca ini juga berdampak positif pada kemampuan memahami teks dan kosa kata dalam pelajaran Bahasa Indonesia.
“Sekarang banyak anak yang mulai suka membaca dan lebih cepat memahami pelajaran. Kami berharap kebiasaan ini bisa terus tumbuh, karena literasi adalah kunci utama keberhasilan pendidikan,” tambahnya.
Suko menegaskan, sekolah akan terus mengembangkan program literasi agar menjadi budaya yang melekat pada seluruh siswa. Ia berharap dukungan dari pemerintah, guru, dan masyarakat dapat terus berlanjut sehingga SDN 008 Tenggarong Seberang menjadi salah satu sekolah percontohan dalam gerakan membaca di Kutai Kartanegara.
“Meningkatkan minat baca itu tanggung jawab bersama. Dengan kerja sama semua pihak, kami yakin anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang gemar membaca, cerdas, dan berkarakter,” pungkasnya.
ADV Disdikbud Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















