KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — SDN 008 Tenggarong Seberang terus menunjukkan kemajuan dalam dunia pendidikan digital. Sekolah ini ditetapkan sebagai sekolah rujukan Google oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sebagai bentuk dukungan terhadap program transformasi digital pendidikan di daerah.
Kepala SDN 008 Tenggarong Seberang, Suko Prianto, mengatakan bahwa penerapan pembelajaran berbasis teknologi digital telah berjalan sejak beberapa waktu terakhir. Siswa di kelas empat hingga enam kini aktif menggunakan perangkat Chromebook sebagai media belajar di kelas.
“Alhamdulillah, sekolah kami ditunjuk sebagai sekolah rujukan Google. Anak-anak di kelas empat, lima, dan enam sudah belajar menggunakan Chrome dalam kegiatan belajar mengajar,” ujar Suko, Selasa (4/11/2025).
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari inovasi Pemerintah Kabupaten Kukar untuk memperluas akses pembelajaran digital di sekolah dasar. Dengan fasilitas tersebut, siswa dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi sejak dini sekaligus meningkatkan keterampilan literasi digital mereka.
“Ini menjadi langkah maju bagi dunia pendidikan dasar di Kukar. Anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tapi juga bisa mencari referensi dan berkreasi melalui perangkat digital yang aman dan terarah,” jelasnya.
Meski demikian, Suko mengakui bahwa penggunaan perangkat digital di sekolah juga menuntut kesiapan lebih, terutama dalam hal pemeliharaan dan perawatan alat. Namun, pihak sekolah tetap berkomitmen untuk menjalankan program ini dengan penuh tanggung jawab.
“Memang ada tambahan biaya untuk servis perangkat, tapi itu bagian dari konsekuensi kemajuan. Kami bersyukur karena fasilitas ini membantu guru dan siswa dalam belajar,” tambahnya.
Selain mendukung kegiatan belajar, program sekolah rujukan Google juga membantu guru dalam menyusun bahan ajar, ujian, serta pelaporan hasil belajar secara digital. Hal ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi administrasi dan efektivitas pembelajaran di kelas.
“Guru juga lebih mudah menyiapkan materi dan memantau tugas siswa. Semua bisa dilakukan secara online, lebih cepat dan terorganisir,” ungkap Suko.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara atas dukungan mereka terhadap digitalisasi pendidikan di wilayah pedesaan. Menurutnya, langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pemerataan akses pendidikan tidak hanya terjadi di kota, tetapi juga di sekolah-sekolah yang jauh dari pusat pemerintahan.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah karena sekolah di Tenggarong Seberang juga diberi kesempatan untuk maju dalam bidang teknologi. Ini membuktikan bahwa semangat digitalisasi bisa sampai ke pelosok,” tuturnya.
Di akhir wawancara, Suko berharap agar ke depan dukungan pemerintah terhadap program pendidikan digital terus berlanjut, termasuk dalam hal peningkatan jaringan internet dan perbaikan sarana prasarana pendukung belajar.
“Harapan kami, ke depan infrastruktur bisa semakin baik, agar proses belajar digital ini berjalan lebih maksimal. Semoga semangat literasi digital ini menular ke sekolah lain di Kutai Kartanegara,” pungkasnya.
ADV Disdikbud Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















