Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 13 Nov 2025 14:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Akui Masih Hadapi Banyak Tantangan dalam Manajemen Pengaduan Berjenjang


 Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pujianto, berfoto bersama saat menghadiri kegiatan diskusi pelayanan publik terkait pengelolaan pengaduan masyarakat. Perbesar

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pujianto, berfoto bersama saat menghadiri kegiatan diskusi pelayanan publik terkait pengelolaan pengaduan masyarakat.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Pujianto, mengungkapkan bahwa manajemen pengaduan masyarakat di lingkungan pendidikan masih menghadapi berbagai tantangan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri diskusi pelayanan publik terkait pengelolaan pengaduan masyarakat yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Kamis (13/11/2025).

Pujianto menjelaskan, banyak pengaduan yang masuk di sektor pendidikan, baik melalui satuan pendidikan maupun langsung ke Disdikbud. Menurutnya, sistem pengelolaan pengaduan yang berjenjang ini masih membutuhkan pembenahan agar alurnya lebih tertib dan responsif.

“Sering terjadi, pengaduan yang seharusnya ditangani di tingkat sekolah justru langsung disampaikan ke dinas. Ini memengaruhi manajemen penanganannya. Karena itu, kami perlu trik dan masukan untuk memperbaikinya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran Ombudsman yang menangani pengaduan hingga tahap evaluasi. Meski begitu, tindakan korektif selanjutnya tetap menjadi tanggung jawab Disdikbud.

“Kalau pengaduan sampai ke Ombudsman, biasanya akan dilakukan proses audit dan hasil akhirnya berupa rekomendasi perbaikan. Jika dikategorikan sebagai maladministrasi, tentu ada konsekuensi. Pertanyaan kami, apakah dampaknya hanya sebatas perbaikan atau ada tindak lanjut lain?” jelasnya.

Pujianto turut mempertanyakan apakah temuan Ombudsman dapat berkaitan atau berlanjut ke lembaga audit lainnya seperti BPK maupun BPKP.

“Kami ingin memastikan sejauh mana hubungan proses audit Ombudsman dengan auditor lainnya. Ini penting agar kami dapat menyiapkan langkah perbaikan yang tepat,” tambahnya.

Melalui forum diskusi tersebut, Disdikbud Kukar berharap dapat memperkuat tata kelola pengaduan masyarakat di bidang pendidikan, sehingga pelayanan publik semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH