KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Anggota DPRD Kota Samarinda dari Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Andriansyah atau yang akrab disapa Aan, melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun 2025 di Gang Ogok RT 41, Perum Borneo Mukti 2 Blok I, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Samarinda Utara, Rabu (12/11/2025) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Badminton setempat itu dihadiri perwakilan warga dari tujuh RT, yakni RT 04, 28, 29, 32, 41, 42, dan 43. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh Samsul Bahri.
Dalam sambutannya, Aan mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan gaya hidup ramah lingkungan, salah satunya dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Saya ingin membiasakan warga membawa tumbler sendiri. Karena saya duduk di Komisi III yang bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup, jadi isu kebersihan dan pelestarian lingkungan ini menjadi perhatian utama saya,” ujarnya.
Mantan pejabat eselon III di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu mengisahkan bahwa keputusannya maju sebagai calon legislatif bukan atas dorongan pribadi. Ia mengaku “dipaksa warga” untuk mewakili aspirasi mereka di parlemen, dan berkomitmen menjaga amanah yang telah diberikan.
Selama satu tahun masa jabatannya, Aan bersama anggota DPRD lain dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Samarinda Utara dan Sungai Pinang telah mendorong sejumlah pembangunan infrastruktur. Salah satunya pengecoran jalan Gang Ogok hingga Sungai Karang Mumus (SKM) yang kini sudah terealisasi.
Namun, persoalan banjir disebutnya masih menjadi keluhan utama masyarakat. Ia menuturkan bahwa dirinya telah mengusulkan pembangunan kolam retensi sebagai solusi pengendalian banjir di kawasan tersebut.
“Desain DED-nya sudah selesai. Hanya saja karena adanya pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat, pelaksanaannya kemungkinan tertunda. Tapi kami tetap berkomitmen agar bisa direalisasikan pada tahun 2026,” jelasnya.
Selain banjir, warga juga mengeluhkan harga air dari penyedia swasta di Perumahan Borneo Mukti 2 yang dinilai jauh lebih tinggi dibanding tarif resmi PDAM. Menanggapi hal itu, Aan menyatakan akan berkoordinasi dengan PDAM agar jaringan pipa sekunder bisa diperluas ke wilayah-wilayah yang belum terlayani.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya penerangan jalan umum (PJU) dan pemekaran wilayah RT. Menurutnya, di kawasan tersebut terdapat tiga RT 41, 42, dan 43 yang masing-masing menaungi sekitar 600 kepala keluarga atau lebih dari 2.000 jiwa.
“Jumlah itu sudah tidak ideal untuk satu wilayah RT. Saya sudah pernah menyampaikan usulan pemekaran ke Pak Wali Kota dan akan saya tindak lanjuti lagi agar bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

Warga Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Samarinda Utara, menghadiri kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun 2025 Anggota DPRD Kota Samarinda dari Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Andriansyah, Rabu malam (12/11/2025). Foto: Yana
Dalam kesempatan itu, Aan juga menyinggung soal pengelolaan tempat pemakaman umum (TPU). Ia menyarankan agar lahan yang telah disiapkan segera diurus legalitasnya agar dapat difungsikan secara resmi bagi warga.
Sebagai anggota dewan yang baru menjabat, Aan turut menjelaskan mekanisme pengusulan program pembangunan melalui portal e-SIPD. Ia mengimbau para ketua RT untuk aktif menyampaikan usulan sebelum bulan Maret setiap tahunnya agar bisa diakomodasi dalam anggaran berikutnya.
“Silakan buat sebanyak mungkin usulan, baik soal infrastruktur, penerangan, maupun program lingkungan. Semua bisa masuk ke pokok-pokok pikiran (pokir) dewan,” tuturnya.
Aan menegaskan komitmennya untuk memastikan masyarakat di wilayah utara Samarinda merasakan manfaat pembangunan yang merata hingga akhir masa jabatannya pada 2029.
“Selama saya di DPRD, saya ingin Samarinda Utara benar-benar mendapat perhatian dan hasil pembangunan yang nyata,” tegasnya.
Kegiatan reses tersebut ditutup dengan sesi dialog interaktif antara warga dan anggota dewan, di mana berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari penanganan banjir, penerangan jalan, bantuan sosial, hingga peningkatan fasilitas posyandu dan sarana umum lainnya.
Pewarta : Yana Editor : Awang @2025

















