Menu

Mode Gelap
Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka Libur Panjang di IKN, Pengunjung Diajak Tanam Pohon dan Tinggalkan Jejak Hijau di Kota Hutan Nusantara IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Siaga Hadapi El Niño 2026, Teknologi dan Kolaborasi Jadi Andalan Cegah Karhutla

BERITA DAERAH · 21 Apr 2026 15:00 WITA ·

DPRD Samarinda Soroti Kinerja BPKAD, Iswandi: Anggaran Besar Harus Sejalan dengan Hasil Nyata


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan pentingnya transparansi data dan indikator kinerja yang terukur dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan pentingnya transparansi data dan indikator kinerja yang terukur dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan pentingnya transparansi data serta indikator kinerja yang terukur dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (21/4/2026), Iswandi menyatakan DPRD memiliki dasar kuat untuk menolak kebijakan anggaran yang tidak disertai data jelas dan terukur. Ia menyoroti komposisi belanja modal yang dinilai masih berada di bawah angka ideal.

“Kalau belanja modal kita di bawah 22 persen dan tidak ada program konkret penciptaan 5 ribu lapangan kerja, itu bisa menjadi alasan bagi kami untuk menolak,” tegasnya.

Selain itu, Iswandi juga mengkritisi struktur anggaran di BPKAD yang dinilai belum efisien. Berdasarkan data APBD 2025, dari total anggaran sekitar Rp173,2 miliar, belanja operasional mencapai Rp64,9 miliar atau lebih dari separuh total anggaran.

“Artinya, sebagian besar anggaran habis untuk operasional. Pertanyaannya, parameter keberhasilannya apa? Selama ini lebih banyak bersifat administratif,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pengelolaan anggaran harus berorientasi pada hasil, bukan sekadar tingkat penyerapan. Ke depan, DPRD akan meminta perbandingan yang jelas antara anggaran yang dikeluarkan dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita harus lihat, berapa uang yang dikeluarkan dan berapa yang didapat. Harus signifikan. Jangan hanya anggaran besar tapi hasilnya kecil,” katanya.

Tak hanya itu, pengelolaan aset daerah juga menjadi perhatian serius. Iswandi menilai masih banyak aset bermasalah yang belum tertangani secara optimal. DPRD akan meminta data rinci terkait penyelesaian aset, baik yang berhasil diselamatkan maupun yang justru menjadi beban pemeliharaan.

“Berapa aset bermasalah yang sudah selesai? Berapa yang masih terbengkalai dan hanya membebani biaya? Ini harus jelas,” ungkapnya.

Menurutnya, lemahnya pengelolaan di BPKAD dapat berdampak luas terhadap keseluruhan APBD, mengingat perannya yang sangat strategis dalam sistem keuangan daerah.

“Kalau BPKAD lemah, kebocorannya bukan hanya di satu dinas, tapi bisa ke seluruh APBD,” tegasnya lagi.

Iswandi pun mendorong agar fungsi pengawasan DPRD semakin fokus dan berbasis data, bukan sekadar wacana. Ia memastikan fraksinya akan mengedepankan pendekatan berbasis data dalam setiap pembahasan kebijakan.

“Tidak perlu banyak bicara. Tunjukkan data yang jelas dan indikator yang terukur. Itu yang akan kami dorong ke depan,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak

16 Mei 2026 - 15:00 WITA

pdkt002

Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka

16 Mei 2026 - 14:00 WITA

pdkt001

Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda

14 Mei 2026 - 11:03 WITA

andi0001

Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

helmi0001

Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

km1

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Limbah B3, Sejumlah Pasal Dikoreksi agar Tak Tumpang Tindih Kewenangan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

DLHK01
Trending di BERITA DAERAH