KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan bahwa percepatan finalisasi anggaran 2026 menjadi langkah penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet di daerah. Dengan tingginya aktivitas latihan dan persiapan jelang kompetisi, kebutuhan dukungan pendanaan semakin mendesak untuk dipenuhi lebih awal.
Kadispora Kukar, Aji Ali Husni, mengungkapkan bahwa proses pembinaan atlet kini tidak lagi berlangsung secara sporadis, melainkan berjalan sepanjang tahun. Hal inilah yang membuat kebutuhan anggaran meningkat seiring dengan desain program latihan yang semakin profesional di berbagai cabang olahraga.
Menurutnya, percepatan finalisasi anggaran diperlukan untuk memastikan setiap cabor dapat menjalankan program latihan tanpa gangguan administrasi. Hambatan maupun keterlambatan dana berpotensi mengganggu ritme latihan atlet yang telah tersusun secara sistematis.
“Kami ingin pembinaan berjalan terus tanpa jeda. Kalau anggaran terlambat, otomatis latihan dan program penguatan atlet ikut terhenti. Itu tidak boleh terjadi,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).
Aji Ali menjelaskan bahwa peningkatan intensitas pembinaan merupakan sinyal positif karena menunjukkan perkembangan kualitas atlet Kukar. Banyak cabor kini menargetkan perbaikan prestasi, sehingga dukungan pemerintah daerah harus sejalan dengan peningkatan kebutuhan teknis.
Ia menyebut bahwa tuntutan dari sisi perlengkapan, tenaga pelatih, dan biaya operasional latihan juga semakin besar. Semua komponen tersebut membutuhkan perencanaan anggaran yang matang dan tersusun rapi agar tidak menimbulkan kendala saat proses latihan berlangsung.
Dispora Kukar juga mendorong setiap cabor untuk mengajukan kebutuhan secara lebih detail dan terukur. Pengajuan yang jelas membantu pemerintah daerah menyusun anggaran yang sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan, bukan berdasarkan asumsi semata.
“Kami butuh data yang presisi, supaya alokasi yang disusun benar-benar tepat. Jangan sampai ada program yang tidak terdanai hanya karena informasinya tidak lengkap,” tambahnya.
Selain itu, koordinasi lintas perangkat daerah juga diperkuat untuk menyeimbangkan kebutuhan pembinaan dengan kemampuan anggaran daerah. Beberapa kebutuhan teknis yang bisa didukung OPD lain akan disinergikan agar beban anggaran tidak bertumpu pada satu dinas saja.
Dengan percepatan finalisasi anggaran dan koordinasi yang lebih komprehensif, Dispora Kukar optimistis pembinaan atlet di Kukar berjalan lebih konsisten. Harapannya, intensitas latihan yang meningkat dapat menghasilkan prestasi maksimal pada ajang-ajang olahraga sepanjang 2026.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















