Menu

Mode Gelap
RDP DPRD Kukar Bahas Nasib Ribuan Warga Tahura, Camat Samboja Barat Minta Kejelasan Penertiban DPRD Kukar Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Kawasan Hutan Bukit Soeharto Kepergok Mencuri di Wisata Air Terjun Perjiwa, Pelaku Ditangkap Saat Tertidur di Depan Rumah Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal

BERITA DAERAH · 15 Nov 2025 15:45 WITA ·

Pemkab Kukar Khawatir Anggaran Tak Tersalurkan Penuh, OPD Diminta Kejar Target 92,5%


 Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, memberikan keterangan kepada media terkait realisasi anggaran menjelang akhir tahun. (Dok. Indirwan) Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, memberikan keterangan kepada media terkait realisasi anggaran menjelang akhir tahun. (Dok. Indirwan)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mempercepat evaluasi realisasi anggaran menjelang akhir tahun. Dalam rapat evaluasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Bupati dan Wakil Bupati meminta seluruh OPD menjaga komitmen untuk menuntaskan kegiatan sesuai target tahun berjalan.

Sekda Kukar, Sunggono, menjelaskan bahwa sebagian besar OPD menyanggupi realisasi kegiatan di atas 90 persen, sejalan dengan target kinerja 2024 sebesar 92,5 persen. Namun, ia menegaskan bahwa capaian tersebut sangat bergantung pada penyaluran anggaran dari pemerintah pusat.

“Hampir semua OPD menyatakan mampu mencapai target di atas 90 persen, mengacu pada target capaian kinerja 92,5 persen,” ujar, Sabtu (15/11/2025).

Meski optimis, Sunggono mengungkapkan kekhawatiran karena hingga November, anggaran yang masuk baru sekitar Rp6,9 triliun dari total hak daerah Rp11,3 triliun. Kondisi ini berpotensi menghambat penyelesaian berbagai kegiatan terutama proyek fisik.

Menurutnya, jika penyaluran tidak sesuai yang diharapkan, sejumlah kegiatan terancam tidak dapat diselesaikan tepat waktu.

“Kami khawatir jika hak anggaran tidak disalurkan penuh, banyak kegiatan yang tidak bisa terselesaikan pembayarannya,” tegasnya.

Pemkab Kukar bahkan telah menginstruksikan agar kontrak kegiatan fisik yang berakhir sebelum 20 Desember tidak diberikan perpanjangan waktu. Pemeriksaan progres fisik akan dilakukan langsung berdasarkan capaian nyata di lapangan.

Tindakan itu dilakukan untuk mencegah penumpukan pekerjaan di akhir tahun dan memastikan penggunaan anggaran tetap akuntabel.

“Kontrak fisik yang selesai sebelum 20 Desember langsung dihitung progresnya tanpa perpanjangan waktu,” jelas Sunggono.

Selain itu, Bupati juga memberikan arahan agar seluruh kegiatan administrasi dihentikan di awal minggu pertama Desember. Langkah ini diambil agar tidak ada transaksi baru yang berisiko tidak terbayarkan.

Pengetatan ini merupakan langkah antisipasi atas kekhawatiran penyaluran anggaran yang terlambat.

“Kegiatan administrasi sudah kami tutup lebih awal agar tidak terjadi pengeluaran yang tidak bisa dibayarkan,” ungkapnya.

Untuk mencari kejelasan mengenai hak anggaran yang belum masuk, Pemkab Kukar melakukan koordinasi intensif dengan kementerian terkait. Bupati, Sekda, dan Kepala BPKD telah melakukan roadshow ke Jakarta.

Upaya ini diharapkan mempercepat realisasi anggaran agar pelaksanaan kegiatan tidak terganggu.

“Kami sudah roadshow ke Kemenkeu, Kemendagri, hingga Dirjen Keuangan Daerah untuk memastikan hak anggaran Kukar bisa segera disalurkan,” tutupnya.

 

ADV Bagian Prokompim Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

RDP DPRD Kukar Bahas Nasib Ribuan Warga Tahura, Camat Samboja Barat Minta Kejelasan Penertiban

27 April 2026 - 20:00 WITA

rdpkukar3

DPRD Kukar Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Kawasan Hutan Bukit Soeharto

27 April 2026 - 19:30 WITA

rdpkukar1

Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan

27 April 2026 - 18:00 WITA

wawali1

Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal

27 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota04

Tinjau Proyek TPA, Pansus LKPJ DPRD Samarinda Sorot Hasil Belum Maksimal Meski Anggaran Besar

27 April 2026 - 16:00 WITA

dprdkota03

Kemarau Mulai Mengeringkan Lahan, Distanak Kukar Gerak Cepat Data Kebutuhan Petani Sayur

27 April 2026 - 15:00 WITA

mal1
Trending di BERITA DAERAH