Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

BERITA DAERAH · 21 Nov 2025 16:30 WITA ·

SMPN 2 Tenggarong Kurangi Ketergantungan Gadget, Maksimalkan Pembelajaran Digital


 Para siswa dan siswi SMP Negeri 2 Tenggarong memanfaatkan Chromebook sebagai sarana pembelajaran digital. Penggunaan perangkat ini membantu meningkatkan efisiensi proses belajar, memudahkan akses materi, serta mendukung transformasi sekolah menuju pembelajaran berbasis teknologi. Perbesar

Para siswa dan siswi SMP Negeri 2 Tenggarong memanfaatkan Chromebook sebagai sarana pembelajaran digital. Penggunaan perangkat ini membantu meningkatkan efisiensi proses belajar, memudahkan akses materi, serta mendukung transformasi sekolah menuju pembelajaran berbasis teknologi.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – SMP Negeri 2 Tenggarong mengambil langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan siswa pada gadget melalui penyediaan Chromebook dan WiFi di sekolah. Inisiatif ini bagian dari upaya sekolah menciptakan lingkungan belajar yang fokus dan produktif, sekaligus mendukung program literasi dan pembelajaran berbasis digital.

Sekolah menekankan bahwa penggunaan teknologi bukan hanya untuk hiburan, tetapi sebagai sarana pembelajaran yang mendukung kemampuan abad ke-21. Setiap siswa diberikan akses perangkat digital untuk mengerjakan tugas, membaca buku elektronik, dan membuat karya tulis, sehingga penggunaan gadget pribadi dapat diminimalkan selama jam sekolah.

“Kami sediakan Chromebook dan WiFi agar siswa tidak perlu membawa HP. Dengan alat ini, mereka bisa belajar secara maksimal tanpa terganggu oleh gadget pribadi,” jelas Kepala SMPN 2 Tenggarong, Yunus, pada Jum’at (21/11/2025).

Selain itu, sekolah juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan jaringan WiFi, termasuk penggantian router yang sudah kadaluarsa. Meski demikian, pihak sekolah terus berupaya memastikan fasilitas digital dapat digunakan optimal oleh seluruh siswa.

Program ini juga dilengkapi dengan pembimbingan oleh guru untuk memastikan siswa menggunakan perangkat digital secara efektif. Setiap siswa diajarkan teknik membaca digital dan mencatat ide penting dari bacaan yang mereka akses melalui Chromebook, sehingga literasi dan kreativitas tetap terjaga.

“Teknologi di sini bukan sekadar alat, tapi sarana untuk mengembangkan kemampuan membaca, berpikir kritis, dan menulis,” tambah Yunus.

Sekolah juga melibatkan orang tua melalui kegiatan parenting, mengedukasi mereka agar mendukung penggunaan teknologi yang sehat di rumah. Dengan cara ini, ketergantungan gadget di luar sekolah dapat dikontrol, sehingga pola belajar siswa tetap konsisten.

“Kendala terbesar adalah saat pulang ke rumah, siswa kembali menggunakan HP. Orang tua kami libatkan agar pembelajaran di sekolah didukung di rumah,” kata Yunus.

Langkah ini menunjukkan upaya SMPN 2 Tenggarong dalam menyeimbangkan literasi tradisional dan literasi digital, sehingga siswa memiliki keterampilan membaca, menulis, dan berpikir kreatif tanpa kehilangan kontrol terhadap penggunaan teknologi.

Dengan strategi ini, sekolah berharap siswa dapat mengembangkan potensi secara maksimal, memanfaatkan teknologi sebagai alat pembelajaran, dan tetap fokus pada pengembangan literasi dan keterampilan abad ke-21.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83
Trending di BERITA DAERAH