KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menyoroti keterbatasan sarana dan prasarana pemadam kebakaran yang dimiliki relawan Barisan Sukarelawan Kebakaran dan Bencana (Balakarcana) di Kelurahan Sukarame, Kecamatan Tenggarong. Ia mendorong pemerintah daerah memprioritaskan pemenuhan peralatan agar relawan lebih siap menghadapi keadaan darurat.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Yani setelah meninjau kondisi peralatan sekaligus menyalurkan bantuan kepada relawan Balakarcana di Kelurahan Sukarame, Jumat (16/10/2026). Dari hasil peninjauan tersebut, ia menilai dukungan fasilitas operasional masih perlu ditingkatkan untuk menunjang kecepatan dan efektivitas penanganan kebakaran di kawasan permukiman.
“Kami melihat langsung peralatannya masih sangat terbatas. Infrastruktur pemadam kebakaran ini perlu menjadi perhatian dan diprioritaskan,” ujarnya.
Menurut Ahmad Yani, kesiapsiagaan menghadapi kebakaran tidak cukup hanya mengandalkan keberadaan personel dan semangat para relawan. Ketersediaan peralatan yang memadai juga menjadi faktor penting agar proses pemadaman dapat dilakukan dengan cepat, terutama ketika kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk.
Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu menyiapkan kebutuhan operasional sebelum bencana terjadi. Sebab, kebakaran dapat muncul sewaktu-waktu dan membutuhkan penanganan segera untuk mencegah api meluas serta menekan potensi kerugian masyarakat.
“Jangan menunggu kebakaran terjadi baru menyiapkan peralatan. Semua kebutuhan harus dipersiapkan sejak awal,” tegasnya.
Ahmad Yani menyebut sejumlah perlengkapan yang perlu mendapat perhatian, di antaranya mesin pompa pemadam, selang, perlengkapan keselamatan atau safety equipment, serta bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung operasional kendaraan dan peralatan pemadam.
Menurutnya, kelengkapan tersebut tidak hanya menentukan kelancaran tugas relawan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan personel saat melakukan pemadaman di lapangan. Karena itu, pemenuhan kebutuhan harus disesuaikan dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi masing-masing kelompok relawan.
Sebagai tindak lanjut, Ahmad Yani menyatakan DPRD Kukar akan mendorong dukungan anggaran untuk memperkuat sarana dan prasarana penanganan kebakaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027. Sementara itu, kebutuhan mendesak seperti BBM dan perlengkapan operasional lainnya juga perlu menjadi perhatian dalam jangka pendek.
“Insyaallah, pada APBD 2027 kami akan mendorong dukungan untuk infrastruktur penanganan kebakaran. Kebutuhan mendesak, termasuk BBM, juga harus diperhatikan,” ungkapnya.
Ia mengakui, sebagian kebutuhan peralatan sebenarnya telah masuk dalam perencanaan anggaran. Namun, pemenuhannya dinilai belum optimal karena keterbatasan anggaran dan penyesuaian dokumen pelaksanaan anggaran (DPA).
Kondisi tersebut, menurutnya, perlu dievaluasi agar kebutuhan yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat tidak mengalami penundaan berkepanjangan. Perencanaan anggaran juga diharapkan lebih memperhatikan kondisi riil relawan yang menjadi salah satu unsur penting dalam penanganan kebakaran di lingkungan permukiman.
Ahmad Yani menegaskan, perhatian terhadap kebutuhan Balakarcana tidak boleh terbatas pada Kelurahan Sukarame. Pemerintah daerah perlu melakukan pendataan menyeluruh terhadap kondisi sarana dan prasarana kelompok relawan di kelurahan maupun kecamatan lain di Kukar.
Melalui pendataan tersebut, pemerintah dapat mengetahui kebutuhan prioritas setiap kelompok, menentukan skala pemenuhan peralatan, serta menyalurkan dukungan secara bertahap sesuai tingkat kebutuhan di lapangan.
Selain peralatan pemadam, ia juga menyoroti pentingnya fasilitas pendukung berupa hidran, tandon air, dan sumber air yang mudah diakses ketika kebakaran terjadi. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai dapat membantu mempercepat proses pemadaman, terutama di wilayah yang jauh dari sumber air atau memiliki akses terbatas bagi kendaraan pemadam.
“Infrastruktur kebencanaan harus tersedia. Peralatan, hidran, tandon, dan sumber air jangan dijadikan prioritas nomor sekian,” pungkasnya.
Ahmad Yani berharap, dukungan anggaran yang memadai dan peningkatan fasilitas operasional dapat memperkuat kesiapsiagaan relawan Balakarcana di seluruh wilayah Kukar. Dengan persiapan yang lebih baik, penanganan kebakaran diharapkan berlangsung lebih cepat, risiko terhadap keselamatan relawan dapat diminimalkan, dan kerugian yang dialami masyarakat bisa ditekan.
ADV DPRD Kutai Kartanegara Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2026

















