Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 23 Nov 2025 11:00 WITA ·

Infrastruktur Dasar Jadi Prioritas Utama Pembangunan di Pedalaman dan Pesisir Kutai Timur


 Infrastruktur Dasar Jadi Prioritas Utama Pembangunan di Pedalaman dan Pesisir Kutai Timur Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dan DPRD Kutim menegaskan komitmen kuat mereka untuk menjadikan pembangunan infrastruktur dasar sebagai prioritas utama. Penegasan ini merupakan upaya nyata dalam mencapai pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan, khususnya di wilayah-wilayah terpencil, pedalaman, pesisir, dan perbatasan yang selama ini masih menghadapi kesulitan akses.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, berulang kali menyatakan bahwa infrastruktur adalah fondasi kemakmuran dan kunci vital untuk mengelola sumber daya daerah serta memutus rantai ketertinggalan. Oleh karena itu, pembangunan kini tidak lagi hanya terpusat di ibu kota kabupaten, melainkan secara adil menyasar wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.

Fokus utama pembangunan dasar meliputi konektivitas dan layanan dasar. Di sektor konektivitas, prioritas diberikan pada pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan (Bina Marga) yang dianggap sebagai urat nadi ekonomi, serta infrastruktur perhubungan lainnya seperti pelabuhan. Sementara untuk layanan dasar, Pemkab gencar mengupayakan pemerataan akses listrik 24 jam, penyediaan air bersih melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pedesaan, serta perbaikan fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Untuk memastikan proyek skala besar ini dapat tuntas secara efektif dan efisien, Pemkab dan DPRD telah menyepakati alokasi dana yang signifikan melalui skema Multi Years Contract (MYC), di mana dana dialokasikan untuk sektor Bina Marga, Cipta Karya, Sumber Daya Air, dan Perhubungan. Keputusan ini diambil agar proyek di daerah terpencil tidak lagi tertunda, sejalan dengan desakan anggota DPRD yang menuntut agar daerah yang mengalami ketertinggalan harus menjadi sasaran utama dari setiap alokasi anggaran, demi keadilan pembangunan bagi seluruh warga Kutim.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH