Menu ✖

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

BERITA DAERAH · 24 Nov 2025 16:00 WITA ·

Pemkab Kukar Terapkan Skema Anggaran Berbasis Kebutuhan Sekolah Mulai 2026


 Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan keterangan terkait arah dan prioritas program Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara di sektor pendidikan untuk tahun 2026. Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan keterangan terkait arah dan prioritas program Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara di sektor pendidikan untuk tahun 2026.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan skema anggaran pendidikan pada tahun 2026 akan difokuskan pada model pembiayaan berbasis kebutuhan sekolah. Kebijakan ini menjadi langkah baru untuk menjawab ketimpangan sarana dan prasarana yang selama ini terjadi di berbagai satuan pendidikan.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa hasil evaluasi pemerintah menunjukkan banyak sekolah yang menghadapi persoalan infrastruktur berbeda, sementara pola anggaran sebelumnya sering kali diberikan secara seragam tanpa mempertimbangkan kebutuhan nyata di lapangan.

“Ada sekolah dengan ratusan siswa tapi hanya memiliki dua toilet. Sementara sekolah lain mungkin membutuhkan perbaikan ruang kelas. Kebutuhan seperti ini tidak bisa disamakan,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Melalui skema baru tersebut, anggaran sekolah pada 2026 akan diberikan dalam bentuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) berbasis kebutuhan. Setiap sekolah diberi ruang untuk menentukan prioritas penggunaan dana, mulai dari perbaikan toilet, perawatan ruang kelas, peningkatan kenyamanan belajar, hingga sarana pendukung lainnya. Dengan mekanisme ini, pemerintah ingin memastikan setiap rupiah anggaran memberi dampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran.

“Kita ingin sekolah benar-benar menggunakan anggaran sesuai kondisi masing-masing. Tidak lagi sekadar berbagi rata,” tegas Aulia.

Pemerintah juga memutuskan bahwa mayoritas anggaran pendidikan akan diserahkan langsung untuk dikelola oleh sekolah. Kepala sekolah dan guru disebut sebagai pihak yang paling memahami kebutuhan di lingkungan mereka, sehingga pelimpahan anggaran ini diharapkan mempercepat penanganan persoalan yang selama ini tertunda. Meski begitu, Aulia mengingatkan pentingnya pengelolaan dana secara transparan dan berbasis musyawarah di tingkat sekolah.

“Jangan hanya kepala sekolah yang menentukan. Keputusan harus dibahas bersama, namun jangan sampai sibuk mengelola anggaran hingga mengabaikan proses belajar mengajar,” katanya.

Meskipun APBD 2026 dipastikan menurun dibanding tahun sebelumnya, pemerintah menegaskan komitmen terhadap sektor pendidikan tidak akan bergeser. Dukungan untuk perbaikan fasilitas belajar, penyediaan sarpras yang layak, serta peningkatan kenyamanan siswa dan guru tetap menjadi prioritas utama.

“Penurunan anggaran tidak berarti penurunan komitmen. Justru kita ingin memastikan anggaran yang ada lebih efektif dan tepat sasaran,” tambahnya.

Dengan perubahan skema ini, Pemkab Kukar berharap kualitas layanan pendidikan di seluruh wilayah dapat meningkat secara merata.

Sekolah-sekolah dengan kondisi terburuk akan menjadi prioritas, sementara seluruh lembaga pendidikan didorong memanfaatkan anggaran secara bijak untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih manusiawi dan produktif.

 

ADV Bagian Prokompim Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6

Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi

17 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o5

DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit

17 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o4

Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

17 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o3

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97
Trending di BERITA DAERAH