Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

BERITA DAERAH · 26 Nov 2025 15:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Perkuat Pendidikan Non Formal sebagai Strategi Peningkatan SDM


 Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Pujianto, memaparkan strategi Pemerintah Kabupaten dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). (Dok. Indirwan) Perbesar

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Pujianto, memaparkan strategi Pemerintah Kabupaten dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). (Dok. Indirwan)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar terus memperkuat layanan pendidikan non formal sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Jalur pendidikan kesetaraan kini diposisikan bukan hanya sebagai solusi bagi warga putus sekolah, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Pujianto, menegaskan bahwa pendidikan non formal memiliki peran strategis dalam menjangkau kelompok masyarakat yang tidak terakomodasi oleh sistem sekolah konvensional. Dengan fleksibilitas waktu dan metode belajar yang lebih lentur, jalur kesetaraan dianggap mampu menjawab tantangan pendidikan di tingkat akar rumput.

“PKBM dan SKB bukan sekadar alternatif, tetapi bagian penting dari proses peningkatan kualitas hidup masyarakat. Jalur ini memberikan kesempatan belajar yang sesuai kondisi sosial mereka,” ujar Pujianto, Rabu (26/11/2025).

Saat ini, terdapat 19 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan 11 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang tersebar di Kukar. Lembaga-lembaga ini menjadi garda terdepan dalam menyediakan layanan pendidikan bagi warga yang membutuhkan fleksibilitas, mulai dari pekerja, ibu rumah tangga, hingga remaja yang tidak dapat kembali ke sekolah formal.

Menurut Pujianto, pendidikan non formal tidak hanya memberi ijazah, tetapi juga membekali masyarakat dengan berbagai keterampilan praktis. Program pemberdayaan seperti pelatihan kerja, keterampilan dasar, hingga pelatihan usaha mikro disiapkan untuk memperkuat kemampuan lulusan agar lebih siap memasuki dunia kerja.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan paket tidak hanya mendapatkan legalitas pendidikan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga,” jelasnya.

Pemerintah daerah juga memberikan dukungan penuh melalui bantuan operasional, peningkatan kapasitas tutor, serta penguatan kurikulum berbasis kebutuhan lokal. Kebijakan ini ditujukan agar lembaga pendidikan non formal semakin berkualitas dan mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Lebih jauh, Disdikbud Kukar membangun sinergi dengan pemerintah kecamatan, desa, hingga Kementerian Agama untuk memperluas jangkauan layanan. Langkah ini dilakukan agar informasi pendidikan non formal menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama warga yang berada di daerah terpencil.

“Dengan kerja sama lintas sektor, kami ingin memastikan akses pendidikan benar-benar terbuka bagi semua,” tambah Pujianto.

Pemkab Kukar berharap penguatan jalur pendidikan non formal dapat menjadi daya dorong baru bagi peningkatan kualitas SDM Kukar.

Sebab, menurut Pujianto, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi di masa mendatang.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83
Trending di BERITA DAERAH