KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan bahwa penguasaan materi ajar merupakan aspek paling fundamental yang harus dimiliki setiap guru dalam menjalankan tugas profesionalnya. Penekanan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus menjamin peserta didik mendapatkan pendidikan yang tepat, akurat, dan relevan.
Meskipun era pendidikan telah bergerak menuju digitalisasi, inti kompetensi seorang guru tetap berada pada kedalaman pemahaman terhadap bidang ilmu yang mereka ajarkan.
“Teknologi itu penting, tapi sejatinya yang paling menentukan kualitas pembelajaran adalah penguasaan guru terhadap materi ajar. Itu adalah ruh dari profesionalisme seorang pendidik,” kata Plt. Sekretaris Disdikbud Kuka, Pujianto, Jum’at (28/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa pemahaman materi yang kuat tidak hanya berkaitan dengan isi kurikulum, tetapi juga mencakup kemampuan guru mengaitkan konsep-konsep pembelajaran dengan situasi nyata, perkembangan ilmu pengetahuan, hingga konteks sosial peserta didik.
“Guru yang menguasai materi akan lebih mudah menjelaskan konsep rumit dengan cara sederhana. Ini sangat berpengaruh terhadap pemahaman siswa,” tambahnya.
Pujianto menyebut masih banyak guru yang fokus pada administrasi pembelajaran, namun belum sepenuhnya memperkuat pemahaman konten akademik secara berkelanjutan. Untuk itu, pihaknya mendorong setiap pendidik untuk terus memperbarui wawasan sesuai perkembangan kurikulum dan ilmu pengetahuan.
“Materi pelajaran itu tidak statis. Selalu berkembang. Karena itu guru harus rajin membaca, mengikuti seminar, dan memperbarui pengetahuan agar tidak tertinggal,” ujarnya.
Sebagai bagian dari peningkatan kompetensi, Disdikbud Kukar tengah merancang program pembinaan akademik yang lebih terstruktur, termasuk workshop penguatan penguasaan konten mata pelajaran inti seperti matematika, sains, sejarah, dan bahasa.
“Kami ingin guru memiliki pemahaman yang utuh, bukan hanya siap mengajar, tetapi mampu menjawab kebutuhan dan rasa ingin tahu siswa,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa penguasaan materi ajar juga berperan besar dalam menumbuhkan kepercayaan diri guru ketika mengajar di kelas. Guru yang memahami materinya secara mendalam akan lebih fleksibel, kreatif, dan responsif terhadap pertanyaan siswa.
“Kepercayaan diri guru itu sangat terlihat ketika mereka benar-benar memahami materi. Itu membuat suasana belajar jauh lebih hidup,” tegasnya.
Pujianto berharap para guru di Kukar terus meningkatkan kapasitas akademik mereka seiring perkembangan kurikulum dan tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
“Guru harus terus belajar. Pendidikan yang maju hanya bisa dibangun oleh pendidik yang konsisten mengasah kemampuan dan memperkuat pemahaman materinya,” tutupnya.
ADV Disdikbud Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















