Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 28 Nov 2025 14:15 WITA ·

Siswa Jadi Garda Terdepan Pelestarian Budaya, Disdikbud Kukar Integrasikan Seni Tradisi dalam Kegiatan Sekolah


 Para siswi Sekolah Dasar Negeri 008 Tenggarong tengah mempraktikkan tari Jepen sebagai bagian dari pembelajaran seni budaya di sekolah. Perbesar

Para siswi Sekolah Dasar Negeri 008 Tenggarong tengah mempraktikkan tari Jepen sebagai bagian dari pembelajaran seni budaya di sekolah.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya lokal dengan menempatkan siswa sebagai aktor utama dalam upaya pelestarian seni tradisi. Lewat program integrasi budaya ke lingkungan sekolah, generasi muda didorong bukan hanya mengenal, tetapi juga aktif terlibat dalam menjaga identitas budaya Kutai.

Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya Disdikbud Kukar, M. Saidar, mengatakan bahwa sekolah memiliki peran strategis karena menjadi tempat paling efektif untuk membangun kecintaan siswa terhadap budaya daerah.

“Kalau sejak dini anak-anak sudah mengenal dan mencintai kesenian tradisi, maka pelestarian budaya bisa berjalan alami,” ujarnya, Jum’at (28/11/2025).

Dalam program ini, siswa dilibatkan langsung melalui berbagai kegiatan seperti ekstrakurikuler seni tradisi, festival budaya pelajar, hingga pembelajaran tematik yang mengenalkan ragam kesenian khas Kutai. Beberapa di antaranya adalah Tari Topeng Panembe, Tarsul, dan berbagai permainan tradisional.

Menurut Saidar, pelibatan aktif siswa menjadi kunci utama. Mereka tidak hanya menonton atau mengenal sekilas, tetapi juga berlatih, mempraktikkan, dan memahami filosofi di balik setiap kesenian.

“Anak-anak diajak terlibat langsung. Mereka belajar gerak tarinya, nilai etikanya, sekaligus makna budaya yang terkandung di dalamnya. Di situ karakter terbentuk,” jelasnya.

Keterlibatan siswa juga diperkuat melalui kolaborasi antara sekolah, sanggar seni, komunitas budaya, hingga tokoh adat. Upaya ini membuat materi pembelajaran budaya semakin kaya serta memberi ruang bagi siswa untuk tampil dan berkarya.

Saidar menilai, ketika siswa memiliki pengalaman langsung dan bangga terhadap budayanya, mereka akan tumbuh sebagai generasi yang kreatif sekaligus memiliki akar kuat pada nilai lokal. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemajuan Kebudayaan dan penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Selain memperkuat karakter, kemampuan siswa dalam seni tradisi dinilai mampu menjadi aset daerah dalam promosi budaya dan pariwisata. Generasi muda yang mahir menari, berseni, atau memainkan permainan tradisional dapat memperkenalkan Kutai Kartanegara ke panggung yang lebih luas.

Disdikbud Kukar menegaskan bahwa perluasan program akan terus dilakukan di seluruh kecamatan dengan pendampingan rutin dari pamong budaya dan tenaga pendidik.

“Harapan kami, sekolah menjadi pusat kebudayaan kecil di tiap wilayah, dan siswa menjadi penjaga utamanya. Dari mereka, identitas Kutai bisa terus hidup dan berkembang,” tutup Saidar.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH