Menu

Mode Gelap
Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini KPU Se-Indonesia Dukung Pembangunan IKN, Bahas Penataan Dapil Khusus Pemilu 2029 IKN Buka Peluang Kolaborasi Konstruksi, Tekankan Kualitas dan Inovasi

BERITA DAERAH · 28 Nov 2025 14:15 WITA ·

Siswa Jadi Garda Terdepan Pelestarian Budaya, Disdikbud Kukar Integrasikan Seni Tradisi dalam Kegiatan Sekolah


 Para siswi Sekolah Dasar Negeri 008 Tenggarong tengah mempraktikkan tari Jepen sebagai bagian dari pembelajaran seni budaya di sekolah. Perbesar

Para siswi Sekolah Dasar Negeri 008 Tenggarong tengah mempraktikkan tari Jepen sebagai bagian dari pembelajaran seni budaya di sekolah.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya lokal dengan menempatkan siswa sebagai aktor utama dalam upaya pelestarian seni tradisi. Lewat program integrasi budaya ke lingkungan sekolah, generasi muda didorong bukan hanya mengenal, tetapi juga aktif terlibat dalam menjaga identitas budaya Kutai.

Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya Disdikbud Kukar, M. Saidar, mengatakan bahwa sekolah memiliki peran strategis karena menjadi tempat paling efektif untuk membangun kecintaan siswa terhadap budaya daerah.

“Kalau sejak dini anak-anak sudah mengenal dan mencintai kesenian tradisi, maka pelestarian budaya bisa berjalan alami,” ujarnya, Jum’at (28/11/2025).

Dalam program ini, siswa dilibatkan langsung melalui berbagai kegiatan seperti ekstrakurikuler seni tradisi, festival budaya pelajar, hingga pembelajaran tematik yang mengenalkan ragam kesenian khas Kutai. Beberapa di antaranya adalah Tari Topeng Panembe, Tarsul, dan berbagai permainan tradisional.

Menurut Saidar, pelibatan aktif siswa menjadi kunci utama. Mereka tidak hanya menonton atau mengenal sekilas, tetapi juga berlatih, mempraktikkan, dan memahami filosofi di balik setiap kesenian.

“Anak-anak diajak terlibat langsung. Mereka belajar gerak tarinya, nilai etikanya, sekaligus makna budaya yang terkandung di dalamnya. Di situ karakter terbentuk,” jelasnya.

Keterlibatan siswa juga diperkuat melalui kolaborasi antara sekolah, sanggar seni, komunitas budaya, hingga tokoh adat. Upaya ini membuat materi pembelajaran budaya semakin kaya serta memberi ruang bagi siswa untuk tampil dan berkarya.

Saidar menilai, ketika siswa memiliki pengalaman langsung dan bangga terhadap budayanya, mereka akan tumbuh sebagai generasi yang kreatif sekaligus memiliki akar kuat pada nilai lokal. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemajuan Kebudayaan dan penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Selain memperkuat karakter, kemampuan siswa dalam seni tradisi dinilai mampu menjadi aset daerah dalam promosi budaya dan pariwisata. Generasi muda yang mahir menari, berseni, atau memainkan permainan tradisional dapat memperkenalkan Kutai Kartanegara ke panggung yang lebih luas.

Disdikbud Kukar menegaskan bahwa perluasan program akan terus dilakukan di seluruh kecamatan dengan pendampingan rutin dari pamong budaya dan tenaga pendidik.

“Harapan kami, sekolah menjadi pusat kebudayaan kecil di tiap wilayah, dan siswa menjadi penjaga utamanya. Dari mereka, identitas Kutai bisa terus hidup dan berkembang,” tutup Saidar.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism

24 April 2026 - 18:00 WITA

aul0000001

DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya

24 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota02

Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini

24 April 2026 - 16:00 WITA

dpdrkota01

Celni Soroti Insiden Jurnalis Saat Demo, Dorong Pendekatan Dialog Redam Konflik

23 April 2026 - 17:00 WITA

kn010

PAW DPRD Kaltim Tinggal Tunggu Restu Pusat, Celni: Administrasi Sudah Tuntas

23 April 2026 - 16:30 WITA

kn09

Pansus LKPJ DPRD Samarinda Soroti Proyek Pendidikan Belum Rampung, Tegaskan Tak Boleh Mangkrak

23 April 2026 - 16:00 WITA

kn08
Trending di BERITA DAERAH