Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 29 Nov 2025 14:00 WITA ·

Disdikbud Kukar Dorong Guru Kuasai Kurikulum Merdeka untuk Pendidikan Berkualitas


 Kegiatan belajar-mengajar di SMP Negeri 2 Tenggarong. Perbesar

Kegiatan belajar-mengajar di SMP Negeri 2 Tenggarong.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara menekankan pengembangan kurikulum sebagai kunci peningkatan kualitas pendidikan. Fokus utama saat ini adalah memastikan guru dan tutor mampu menguasai Kurikulum Merdeka sehingga pembelajaran di sekolah maupun kelompok belajar non-formal tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Penguasaan kurikulum tidak hanya terkait teori, tetapi juga praktik yang menuntut kreativitas dan pendekatan kontekstual. Disdikbud mendorong tenaga pendidik memanfaatkan metode dan teknologi pembelajaran agar proses belajar mengajar lebih efektif dan menarik bagi peserta didik.

“Kurikulum selalu berkembang mengikuti kebutuhan zaman. Karena itu, kita perlu terus melakukan penguatan agar para pendidik tidak tertinggal dengan pembaruan yang terjadi,” ujar Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, Sabtu (29/11/2025).

Setiap jalur pendidikan memiliki tantangan berbeda dalam implementasi kurikulum. Guru formal dan tutor pendidikan kesetaraan membutuhkan strategi pembelajaran yang disesuaikan agar Kurikulum Merdeka dapat diterapkan secara optimal di semua jenjang pendidikan.

“Antara pendidikan formal dan non-formal itu beda sekali. Tutor kesetaraan banyak yang berlatar belakang non-formal sehingga perlu penyesuaian dalam metode pembelajaran. Karena itu, kita bekali mereka dengan pendekatan kurikulum yang lebih kontekstual,” jelas Pujianto.

Selain penguasaan kurikulum, pemanfaatan teknologi menjadi fokus pengembangan kompetensi guru. Penggunaan media digital, platform pembelajaran, dan metode inovatif diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta mendorong pembelajaran yang lebih kreatif.

Pelatihan kurikulum juga dilengkapi praktik langsung di kelas maupun kelompok belajar masyarakat. Pendekatan ini memungkinkan guru dan tutor mengaplikasikan materi baru secara nyata sekaligus berbagi pengalaman dengan rekan sejawat.

“Harapannya, para peserta tidak hanya menguasai materi, tapi juga bisa menularkan pengetahuan ini kepada rekan sejawat di komunitas belajar masing-masing. Dengan cara itu, implementasi Kurikulum Merdeka akan lebih merata,” tutur Pujianto.

Disdikbud berkomitmen melaksanakan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan. Penyegaran kurikulum menjadi langkah strategis agar guru selalu siap menghadapi perubahan pendidikan dan tuntutan zaman.

“Kalau gurunya sudah siap, maka proses belajar mengajar akan lebih terarah. Hasilnya, anak-anak kita bisa mendapat pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan zaman,” pungkas Pujianto.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH