KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Kepala Sekolah di Kutai Kartanegara dituntut memiliki kompetensi yang kuat untuk memimpin sekolah secara efektif. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menekankan pentingnya penguatan kapasitas kepala sekolah sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menjelaskan bahwa seorang kepala sekolah harus menguasai lima kompetensi utama: kepribadian, manajerial, supervisi, kewirausahaan, dan sosial. Kompetensi ini menjadi fondasi agar kepala sekolah mampu menghadapi tantangan serta mengambil keputusan yang tepat di lingkungan pendidikan.
“Seorang kepala sekolah harus memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi, kewirausahaan, dan sosial. Semua ini penting supaya mereka bisa menemukan solusi terbaik ketika menghadapi masalah di sekolah,” ujar Pujianto, Sabtu (29/11/2025).
Selain kompetensi teknis, Pujianto menekankan bahwa kepala sekolah juga harus mencerminkan pribadi yang berakhlak mulia. Nilai karakter ini menjadi bagian dari misi Kukar Idaman untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, dan berbudaya.
“Kapabilitas kepala sekolah bukan hanya soal manajemen administrasi. Mereka juga harus menjadi teladan bagi guru dan siswa dalam hal karakter dan akhlak,” jelas Pujianto.
Menurut Pujianto, kepala sekolah yang kompeten mampu menciptakan lingkungan belajar kondusif, memotivasi guru, serta mendorong kualitas pembelajaran yang lebih baik di sekolah.
“Ketika kepala sekolah menguasai kompetensi dan mampu memimpin dengan baik, otomatis kualitas pendidikan di sekolah juga meningkat,” tambah Pujianto.
Peningkatan kapasitas kepala sekolah, lanjutnya, menjadi prioritas Disdikbud Kukar untuk memastikan setiap sekolah mampu berjalan secara profesional dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.
“Kapabilitas dan karakter kepala sekolah berpengaruh langsung pada keberhasilan pendidikan. Kepala sekolah yang kompeten akan memastikan guru dan siswa mendapat pembelajaran terbaik,” pungkas Pujianto.
Langkah strategis ini diharapkan mampu mencetak kepala sekolah yang tidak hanya profesional dalam manajemen, tetapi juga menjadi pemimpin inspiratif yang menumbuhkan budaya kerja positif di sekolah.
ADV Disdikbud Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















