KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengerahkan seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk siaga penuh menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi mencapai puncaknya pada akhir tahun.
Instruksi siaga ini disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama Menteri Dalam Negeri, di mana BMKG memperingatkan potensi hujan lebat di Kalimantan Timur (Kaltim) pada pertengahan Desember.
Bupati Ardiansyah menginstruksikan Forkopimda untuk memprioritaskan tiga sektor utama:
- Penanggulangan Bencana: BPBD Kutim ditugaskan memperbarui pemetaan wilayah rawan serta menyiapkan rencana evakuasi dan relokasi sementara yang terukur bagi masyarakat berisiko tinggi.
- Pengamanan Transportasi: Dinas PU diperintahkan mengecek kelayakan jalan utama dan drainase untuk mencegah genangan dan hambatan lalu lintas. Sementara itu, Dinas Kesehatan diminta memastikan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para pengemudi angkutan umum.
- Pengelolaan Pariwisata: Kesiapan di destinasi wisata juga menjadi perhatian utama untuk menjamin keamanan pengunjung selama masa liburan.
Sebagai tindak lanjut, rapat koordinasi internal teknis dengan seluruh perangkat daerah dijadwalkan pada 8 Desember 2025. Diskominfo juga ditugaskan memperkuat sistem informasi publik dengan memasang videotron untuk menampilkan peringatan dini BMKG secara berkala.
ADV Diskominfo SP Kutim

















