KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali membuka pendaftaran untuk program pelatihan berbasis kompetensi, dengan fokus pada keahlian yang sangat dibutuhkan pasar kerja dan sektor kewirausahaan, yaitu pelatihan Teknik Las dan Barista. Pembukaan pendaftaran ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkab Kutim untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian para pencari kerja lokal.
Program pelatihan ini diselenggarakan melalui Balai Kerja Latihan Industri (BKLI) Kutim. Pelatihan Teknik Las dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis industri, sementara pelatihan Barista bertujuan mencetak tenaga kerja terampil di sektor jasa dan kewirausahaan. Disnakertrans menargetkan pelatihan vokasi ini dapat menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di berbagai industri, sejalan dengan program prioritas Pemkab dalam penciptaan lapangan kerja.
Bahkan, program ini telah terbukti berhasil. Beberapa lulusan pelatihan Barista sebelumnya dilaporkan sukses mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh dengan membuka usaha kopi kekinian secara mandiri. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan yang diselenggarakan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan bekal praktis hingga sertifikasi kompetensi untuk menunjang wirausaha mandiri.
Disnakertrans Kutim mendorong masyarakat usia produktif, terutama yang belum memiliki keterampilan, untuk segera memanfaatkan kesempatan ini. Pendaftaran biasanya terbuka untuk umum dan bagi peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan pelatihan secara bertahap untuk memastikan kualitas tenaga kerja yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan industri.
ADV Diskominfo SP Kutim

















