KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) terus memprioritaskan penguatan layanan di tingkat permukiman dengan memberikan dukungan memadai kepada Ketua Rukun Tetangga (RT), termasuk melalui pembagian motor operasional.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa program penguatan kapasitas RT ini merupakan bagian dari perencanaan pembangunan daerah yang direalisasikan secara bertahap, menyesuaikan kondisi fiskal. Penegasan ini disampaikan usai penyerahan motor operasional untuk Ketua RT Kelurahan Teluk Lingga pada Rabu (3/12/2025).
Bupati menyatakan bahwa RT adalah unsur penting dan perpanjangan tangan nonstruktural pemerintah yang paling memahami kondisi sosial, kebutuhan infrastruktur dasar, dan dinamika warganya. Oleh karena itu, Pemkab berkomitmen memberikan kapasitas yang dibutuhkan agar fungsi RT sebagai penghubung pemerintah dengan masyarakat dapat meningkat secara maksimal.
Program pembagian motor operasional ini akan terus dilanjutkan. Bupati memastikan, masih ada delapan desa yang belum menerima bantuan motor operasional, dan ditargetkan akan diselesaikan pembagiannya pada tahun 2026. Selain desa, Pemkab Kutim juga menargetkan seluruh kelurahan mendapatkan bantuan serupa di tahun yang sama.
ADV Diskominfo SP Kutim

















