Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 3 Des 2025 16:30 WITA ·

Pemkab Kutim Tetap Targetkan 50 Program Unggulan Tercapai, Pembangunan Berjalan Bertahap Sesuai Fluktuasi Anggaran


 Pemkab Kutim Tetap Targetkan 50 Program Unggulan Tercapai, Pembangunan Berjalan Bertahap Sesuai Fluktuasi Anggaran Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur, Rizali Hadi, memastikan bahwa seluruh program pembangunan yang telah direncanakan oleh pemerintah daerah akan tetap dilanjutkan, meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Rizali Hadi menjelaskan bahwa program-program tersebut, yang disusun sebagai rencana kerja selama masa kepemimpinan Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi untuk lima tahun ke depan, akan berjalan secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa target pencapaian manfaat sudah harus bisa dirasakan oleh masyarakat pada tahun 2028, terutama untuk 50 program unggulan yang menjadi prioritas.

Menyadari bahwa fluktuasi anggaran masih cenderung belum stabil, Sekda menyebut bahwa pemerintah daerah sedang menyusun strategi yang matang. Jika nilai anggaran mengalami kenaikan, maka realisasi program akan semakin cepat terlaksana.

Untuk mempercepat realisasi pembangunan, pemerintah daerah juga akan kembali menggunakan skema Multi Years Contract (MYC) atau kontrak tahun jamak. Skema ini memungkinkan sejumlah proyek strategis dikerjakan secara berkelanjutan dalam satu kesepakatan kontrak, sehingga proses pengerjaan tidak terhambat oleh keterbatasan alokasi anggaran tahunan. Menurut Rizali Hadi, penerapan MYC memberikan ruang yang lebih fleksibel bagi Pemkab Kutim dalam menyelesaikan pembangunan infrastruktur berskala besar yang membutuhkan waktu pengerjaan lebih panjang, sambil memastikan kualitas dan kesinambungan proyek tetap terjaga.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH