Menu

Mode Gelap
Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini KPU Se-Indonesia Dukung Pembangunan IKN, Bahas Penataan Dapil Khusus Pemilu 2029 IKN Buka Peluang Kolaborasi Konstruksi, Tekankan Kualitas dan Inovasi

BERITA DAERAH · 4 Des 2025 15:45 WITA ·

Atasi Ancaman Banjir Berulang, Pemkab Kutim Didesak Percepat Pembangunan Turap Bantaran Sungai Sangatta


 Atasi Ancaman Banjir Berulang, Pemkab Kutim Didesak Percepat Pembangunan Turap Bantaran Sungai Sangatta Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus menggenjot percepatan proyek penanganan banjir di ibu kota kabupaten, salah satunya melalui pembangunan turap (penahan tebing) di sepanjang bantaran Sungai Sangatta. Proyek ini menjadi salah satu prioritas mendesak yang sejalan dengan upaya normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase perkotaan yang telah lama dicanangkan.

Sungai Sangatta telah lama menjadi perhatian utama, mengingat kepadatan permukiman yang berdiri di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) telah menyebabkan pendangkalan (sedimentasi) yang parah. Kondisi ini, ditambah dengan sistem drainase yang belum optimal, membuat Sangatta rentan terhadap banjir berulang setiap musim hujan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim telah secara tegas mendesak Pemkab untuk menjadikan normalisasi Sungai Sangatta sebagai solusi fundamental. Mereka menekankan bahwa tindakan konkret seperti pengerukan sedimentasi dan penurapan merupakan langkah yang tidak bisa ditunda lagi untuk mencegah bencana banjir yang kerugiannya semakin meluas.

Pembangunan turap ini tidak hanya berfungsi sebagai penahan tebing untuk mencegah abrasi dan longsor, tetapi juga menjadi bagian dari penataan ulang kawasan DAS. Di masa lalu, penataan ini juga diwacanakan untuk merelokasi bangunan warga di bibir sungai demi keamanan dan estetika, sehingga kawasan bantaran sungai dapat berfungsi optimal sebagai saluran air dan, ke depannya, berpotensi menjadi destinasi wisata susur sungai.

Dengan semakin dikebutnya proyek turap ini, bersamaan dengan pembangunan sistem drainase perkotaan melalui skema Multi Years Contract (MYC), Pemkab Kutim berharap dapat secara signifikan mengurangi risiko banjir, membuka peluang penataan kota yang lebih teratur, dan akhirnya meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat Sangatta.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism

24 April 2026 - 18:00 WITA

aul0000001

DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya

24 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota02

Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini

24 April 2026 - 16:00 WITA

dpdrkota01

Celni Soroti Insiden Jurnalis Saat Demo, Dorong Pendekatan Dialog Redam Konflik

23 April 2026 - 17:00 WITA

kn010

PAW DPRD Kaltim Tinggal Tunggu Restu Pusat, Celni: Administrasi Sudah Tuntas

23 April 2026 - 16:30 WITA

kn09

Pansus LKPJ DPRD Samarinda Soroti Proyek Pendidikan Belum Rampung, Tegaskan Tak Boleh Mangkrak

23 April 2026 - 16:00 WITA

kn08
Trending di BERITA DAERAH