Menu ✖

Mode Gelap
Duta Genre Kukar Jadi Konselor Sebaya, Perkuat Edukasi Remaja dan Pencegahan Stunting Warga Manggar Baru Gotong Royong Bersihkan Pesisir Sungai Manggar, Ratusan Kantong Sampah Diangkut Distanak Kukar Siapkan Distribusi 19 Pompa Air, Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian Bupati Kukar Tinjau Kebakaran Loa Ipuh, 11 Rumah Terdampak dan 15 KK Jadi Perhatian TP PKK Balikpapan Dorong Kelurahan Siaga TBC, Kader Dasawisma Dilibatkan

BERITA DAERAH · 18 Des 2025 19:00 WITA ·

Anggota Komisi III DPRD Samarinda Gagas Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis RT


 Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah (Aan), memberikan keterangan pers kepada media terkait perencanaan pembangunan lingkungan tahun 2026 mendatang. (Pic. Yana) Perbesar

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah (Aan), memberikan keterangan pers kepada media terkait perencanaan pembangunan lingkungan tahun 2026 mendatang. (Pic. Yana)

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah atau yang akrab disapa Aan, menggagas konsep pengelolaan sampah dan lingkungan terpadu berbasis wilayah rukun tetangga (RT). Gagasan tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Kamis (18/12/2025), sebagai bagian dari upaya mendorong penataan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Aan menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan lingkungan ke depan harus dilakukan secara lebih matang, terarah, dan terintegrasi. Menurutnya, pada tahun-tahun mendatang perlu ada fokus dan konsentrasi kegiatan yang lebih serius terhadap pengelolaan sampah dan lingkungan, terutama program-program yang dapat langsung diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tingkat RT.

“Perencanaannya harus bagus. Saya sedang membangun sebuah pola atau sistem yang bisa kita kerjakan di level RT. Dalam satu wilayah, lingkungan itu sebenarnya punya nilai ekonomi, ada pemanfaatan ruang, ada dukungan pembangunan, dan yang paling penting adalah ramah lingkungan,” ujarnya.

Sebagai contoh konkret, Aan menjelaskan pemanfaatan parit atau saluran air di kawasan permukiman, khususnya perumahan. Ia menilai kedalaman parit yang mencapai sekitar satu meter tidak sebanding dengan tinggi aliran air yang rata-rata hanya berkisar 30 sentimeter. Kondisi ini, menurutnya, menyisakan ruang yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

“Saya punya ide, bagaimana kalau parit itu kita buat bertingkat. Di level bawah air tetap mengalir sebagaimana fungsinya, tapi di bagian atasnya bisa kita manfaatkan untuk kolam ikan, seperti lele atau nila. Ini bisa menjadi kegiatan ekonomi warga, tentu dengan pengaturan teknis sirkulasi air yang baik,” jelasnya.

Selain pemanfaatan parit, Aan juga menggagas penggunaan ruang di atas fasilitas lingkungan, seperti pos atau balai RT, untuk kegiatan pertanian sederhana. Menurutnya, pot-pot tanaman sayuran dapat disusun secara rapi dan terorganisir, sehingga ruang yang terbatas tetap bisa produktif.

“Untuk kebutuhan pupuk, kita bisa memanfaatkan sampah organik rumah tangga yang diolah menjadi kompos. Sementara untuk permodalan dan perputaran ekonomi, sampah plastik bisa dikelola melalui bank sampah yang benar-benar diberdayakan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan konsep tersebut, dalam satu wilayah RT dapat tercipta sistem yang saling terhubung antara kebersihan lingkungan, pembangunan fisik, dan penguatan ekonomi masyarakat. Sampah tidak lagi dipandang sebagai masalah semata, melainkan sebagai potensi yang bisa diolah dan memberi nilai tambah.

Politisi Partai Demokrat ini menegaskan bahwa konsep pengelolaan sampah dan lingkungan terpadu tersebut relatif mudah diwujudkan, selama ada kemauan bersama dan partisipasi aktif dari masyarakat. Ia pun berencana memulai penerapan gagasan ini di lingkungan tempat tinggalnya sendiri sebagai proyek percontohan.

“Saya akan coba mulai dari lingkungan saya dulu. Harus ada contoh dan model yang nyata. Kalau berhasil, ini bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain. Konsep ini menurut saya sangat memungkinkan untuk diwujudkan dan manfaatnya bisa langsung dirasakan,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Duta Genre Kukar Jadi Konselor Sebaya, Perkuat Edukasi Remaja dan Pencegahan Stunting

18 Oktober 2026 - 16:00 WITA

o11

Warga Manggar Baru Gotong Royong Bersihkan Pesisir Sungai Manggar, Ratusan Kantong Sampah Diangkut

18 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o10

Distanak Kukar Siapkan Distribusi 19 Pompa Air, Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian

18 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o9

Bupati Kukar Tinjau Kebakaran Loa Ipuh, 11 Rumah Terdampak dan 15 KK Jadi Perhatian

18 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o8

TP PKK Balikpapan Dorong Kelurahan Siaga TBC, Kader Dasawisma Dilibatkan

18 Oktober 2026 - 12:00 WITA

o7

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6
Trending di BERITA DAERAH