Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 6 Jan 2026 17:30 WITA ·

Perahu Tenggelam di Sungai Mahakam, Satu Korban Masih Dicari Tim SAR


 Tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di perairan sungai Mahakam, tepatnya di wilayah Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Foto: Basarnas Kaltim Perbesar

Tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di perairan sungai Mahakam, tepatnya di wilayah Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Foto: Basarnas Kaltim

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Sebuah perahu dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di wilayah Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 19.30 WITA. Insiden tersebut menyebabkan satu orang penumpang hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Laporan kejadian diterima Pos SAR Samarinda pada Selasa (6/1/2026) pukul 06.50 WITA dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarinda. Berdasarkan informasi yang dihimpun, perahu tersebut ditumpangi empat karyawan PT Astiku Sakti yang tengah dalam perjalanan pulang kerja. Namun, di tengah perjalanan, perahu mengalami kendala teknis hingga akhirnya tenggelam.

Dalam peristiwa tersebut, tiga orang penumpang berhasil menyelamatkan diri. Sementara satu korban lainnya, Rizky Tri Handoko (39), hingga kini dinyatakan hilang dan masih dalam upaya pencarian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Samarinda segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Pencarian dilakukan dengan metode V-search di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP) serta penyisiran sepanjang aliran hilir Sungai Mahakam, dengan dukungan sejumlah alat utama (alut) air dari unsur SAR gabungan.

Namun hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan. Operasi pencarian sementara dihentikan dan dijadwalkan akan dilanjutkan pada hari berikutnya. Proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, di antaranya arus sungai yang cukup deras serta adanya binatang buas, khususnya buaya, di sekitar area pencarian.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Datu Mardi Sianturi, menyampaikan bahwa upaya pencarian akan terus dimaksimalkan dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

“Tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian di hari pertama, namun korban belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan kembali esok hari dengan penyesuaian strategi sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas, TNI-Polri, BPBD, KSOP, Damkar, pihak perusahaan, relawan gabungan Samarinda, masyarakat setempat, serta keluarga korban.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2026
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH