Menu

Mode Gelap
Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

BERITA DAERAH · 22 Jan 2026 12:12 WITA ·

Kepala Disdag Samarinda Nurrahmi: Hari Jadi Kota Bukan Sekadar Seremoni, Momentum Berbenah Setiap Hari


 Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmi atau yang akrab disapa Yama. Foto Dok: Yana Ashari Perbesar

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmi atau yang akrab disapa Yama. Foto Dok: Yana Ashari

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmi atau yang akrab disapa Yama, menilai peringatan Hari Jadi Kota Samarinda tidak seharusnya dimaknai sebatas seremoni tahunan. Menurutnya, momen hari jadi justru menjadi pengingat dan sarana refleksi bagi seluruh elemen untuk terus berbenah dan membangun kota secara berkelanjutan setiap hari.

Hal tersebut disampaikan Yama saat dikonfirmasi media Kumalanews.id usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan I Tahun 2026 dengan agenda peringatan Hari Jadi Kota Samarinda ke-358 dan Hari Jadi Pemerintah Kota Samarinda ke-66, yang digelar pada Rabu (21/1/2026) malam.

Menurutnya, peringatan hari jadi pada dasarnya hanyalah penanda waktu atas perjalanan panjang sebuah kota. Sementara itu, semangat untuk memperbaiki diri, meningkatkan pelayanan, serta mendorong kemajuan kota harus terus tumbuh dan dijalankan secara konsisten, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

“Kalau menurut saya, hari ulang tahun itu hanya momen saja. Sebenarnya setiap hari itu adalah ulang tahun. Artinya, setiap hari kita harus terus berbenah,” ujarnya.

Yama menekankan bahwa kemajuan Kota Samarinda sangat dipengaruhi oleh semangat, sikap, dan aura positif yang dibangun oleh masyarakat serta aparatur pemerintah. Ia menilai, setiap individu memiliki kontribusi dalam membentuk citra, suasana, dan energi kota secara keseluruhan.

“Titik-titik dari setiap orang yang menghidupinya itu menjadikan aura kota terbentang. Kalau kotanya saja semangat, semangat pemerintahannya baik, maka masyarakat juga akan ikut memancarkan semangat yang sama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yama menyebutkan bahwa aura positif dari pemerintahan dan masyarakat akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik, pembangunan daerah, serta kehidupan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, membangun kota tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga.

“Dari aura masing-masing pribadi itulah kemudian memancar aura pemerintahan dan kota. Jadi membangun kota bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
©2026
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi

11 Juli 2026 - 21:00 WITA

a285

Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu

11 Juli 2026 - 20:00 WITA

a284

Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok

11 Juli 2026 - 19:00 WITA

a283

Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

11 Juli 2026 - 13:00 WITA

a278

Pemkot Balikpapan Siapkan Relokasi Usai Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah

10 Juli 2026 - 15:00 WITA

a273

Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah di Balikpapan, Warga Selamat Berkat Evakuasi Cepat

10 Juli 2026 - 14:00 WITA

a272
Trending di BERITA DAERAH