Menu

Mode Gelap
Polsek Muara Jawa Ringkus Pengedar Sabu, 42 Paket Narkoba Disita Dua Pengedar Sabu di Sebulu Ditangkap, Polres Kukar Amankan 10 Paket Sabu dan Jutaan Rupiah Tersasar di Hutan Sepaku, Rofik Ditemukan Selamat Setelah Operasi SAR Iduladha Pertama di Masjid Negara IKN, Ribuan Paket Kurban Disalurkan Untuk Warga dan Pekerja Sangkuliman Tampilkan Pesona Ekowisata dan Budaya Lokal

BERITA DAERAH · 5 Feb 2026 12:00 WITA ·

Dorong Retribusi Digital, Tangga Arung Square Diproyeksikan Jadi Penggerak PAD Kukar


 Kepala Bapenda Kukar Bahari Joko Susilo memberikan keterangan kepada media terkait upaya optimalisasi PAD melalui retribusi berbasis digital. Foto: Fairuzzabady. Perbesar

Kepala Bapenda Kukar Bahari Joko Susilo memberikan keterangan kepada media terkait upaya optimalisasi PAD melalui retribusi berbasis digital. Foto: Fairuzzabady.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan retribusi yang transparan dan berbasis digital. Upaya tersebut ditandai dengan penyerahan retribusi pasar secara simbolis di kawasan Tangga Arung Square (TAS), Kamis (5/2/2026).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar, Bahari Joko Susilo, mengatakan penyerahan ini mencerminkan sistem retribusi yang kini dijalankan secara tertib dan teradministrasi dengan baik. Setoran retribusi berasal dari berbagai jenis usaha, mulai dari lapak, kios, hingga tenant di kawasan TAS.

“Seluruh retribusi disetorkan langsung ke bank. Tidak ada pembayaran tunai kepada petugas di lapangan, sehingga dananya langsung masuk ke kas daerah,” tegas Bahari.

Menurutnya, penerapan sistem non-tunai ini bertujuan mencegah potensi penyimpangan sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Ia pun berharap Tangga Arung Square semakin ramai dikunjungi masyarakat, sehingga jumlah pedagang bertambah dan berdampak langsung pada peningkatan PAD Kukar.

Bahari juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2025 terkait tarif retribusi. Dalam aturan tersebut, tarif disesuaikan dengan skala usaha, dengan pemberian insentif khusus bagi pelaku UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain dari retribusi langsung, keberadaan ruang publik dan pusat aktivitas ekonomi seperti taman kota juga dinilai memberi kontribusi tidak langsung terhadap PAD melalui perputaran ekonomi, pajak daerah, dan sektor pendukung lainnya.

Untuk mengoptimalkan PAD, Bapenda Kukar menerapkan strategi intensifikasi dan ekstensifikasi, yakni memaksimalkan wajib pajak yang sudah terdaftar serta mendorong pendaftaran wajib pajak baru. Saat ini, pertumbuhan wajib pajak daerah di Kukar tercatat cukup baik, baik untuk pajak daerah lainnya maupun Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Ini potensi besar bagi daerah. Kami berharap di tahun 2026 PAD Kukar terus meningkat seiring bertambahnya wajib pajak,” pungkasnya.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
©2026
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tersasar di Hutan Sepaku, Rofik Ditemukan Selamat Setelah Operasi SAR

28 Mei 2026 - 19:00 WITA

hutan01

Sangkuliman Tampilkan Pesona Ekowisata dan Budaya Lokal

28 Mei 2026 - 09:00 WITA

703092475 122275769672165445 671834973514103866 n

Tinjau Penyembelihan Kurban di Sejumlah Titik, Bupati Kukar Dorong Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial

27 Mei 2026 - 16:00 WITA

pwi3

Gotong Royong Sembelih Kurban, PWI Kukar Perkuat Kebersamaan dan Sinergi

27 Mei 2026 - 15:00 WITA

pwi1

Viral Orangutan Kurus di Jalan Tambang Kaltim, Kisah Mauliyan dan Ariandi Jadi Alarm Rusaknya Habitat

26 Mei 2026 - 20:00 WITA

orangutan001

Dishub dan Satlantas Samarinda Tegas Tertibkan Truk Gandeng di Teuku Umar, Pelanggar Terancam Digembosi

26 Mei 2026 - 19:00 WITA

dishubkota03
Trending di BERITA DAERAH