KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berlangsung semarak melalui Turnamen Catur Antar Wartawan. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Ketua PWI Kukar, Tenggarong, pada Sabtu (7/2/2026).
Turnamen tersebut diikuti oleh sejumlah wartawan dari berbagai media yang bertugas di wilayah Kutai Kartanegara. Sejak babak awal hingga penentuan pemenang, pertandingan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, tanpa mengurangi semangat sportivitas antar peserta.
Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo, mengatakan turnamen catur ini menjadi salah satu cara sederhana namun bermakna untuk memeriahkan HPN. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi di kalangan insan pers.
“Melalui turnamen catur ini, kami ingin membangun kebersamaan sekaligus memberi ruang bagi wartawan untuk beraktivitas di luar rutinitas liputan sehari-hari,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Awi itu menambahkan, turnamen ini juga dimanfaatkan sebagai ajang pemanasan menjelang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) se-Kalimantan Timur yang direncanakan berlangsung di Kota Balikpapan pada tahun 2026.
“Ini menjadi persiapan awal, khususnya bagi rekan-rekan wartawan yang nantinya akan turun di Porwada, terutama pada cabang olahraga catur,” jelasnya.
Awi menilai antusiasme peserta mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan dan solidaritas di antara wartawan Kukar. Ia menegaskan bahwa esensi utama kegiatan ini bukan semata-mata mengejar kemenangan.
“Yang paling penting bukan hasil akhirnya, tetapi proses dan kebersamaan yang terbangun selama kegiatan berlangsung,” tuturnya.
Dalam turnamen tersebut, Arif berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Aswin, disusul Fikri di peringkat ketiga, Farid di posisi keempat, dan Sabri menempati peringkat kelima.
PWI Kukar berharap turnamen serupa dapat terus digelar secara rutin ke depannya, sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kekompakan wartawan di Kutai Kartanegara.
“Selain menyehatkan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan antarwartawan,” pungkas Awi.
Sumber: PWI Kutai Kartanegara ©2026

















