Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Rehabilitasi Sekolah dan Evaluasi Menyeluruh SPMB 2027 Diskominfo Samarinda Tegaskan Tak Verifikasi Data SPMB, Hanya Kelola Sistem Aplikasi Komisi I DPRD Samarinda Evaluasi Serapan Anggaran, Dorong OPD Tingkatkan PAD pada 2027 Jalur Reguler SPMB Resmi Dibuka, Disdikbud Balikpapan Beri Kesempatan Terakhir Calon Murid Dinkes Balikpapan Perkuat Edukasi Keluarga untuk Cegah HIV dan Perilaku Seksual Berisiko

BERITA DAERAH · 10 Feb 2026 13:00 WITA ·

Seno Aji Dorong Reaktivasi Sumur Minyak Tidak Aktif untuk Dongkrak Produksi Nasional


 Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Seno Aji, memberikan keterangan pers kepada media usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 kepada BUMD/BUMDes, koperasi, UMKM, asosiasi, serta pengusaha lokal di Kalimantan Timur, Selasa (10/2/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Seno Aji, memberikan keterangan pers kepada media usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 kepada BUMD/BUMDes, koperasi, UMKM, asosiasi, serta pengusaha lokal di Kalimantan Timur, Selasa (10/2/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mendorong reaktivasi ribuan sumur minyak tidak aktif yang tersebar di kawasan perumahan dan sejumlah wilayah lain di Indonesia. Menurutnya, jika sumur-sumur tersebut kembali dioperasikan, akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi minyak nasional.

Hal itu disampaikan Seno Aji saat dikonfirmasi media usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 kepada BUMD/BUMDes, koperasi, UMKM, asosiasi, serta pengusaha lokal di Kalimantan Timur, Selasa (10/2/2026).

“Ribuan sumur yang saat ini tidak aktif ini, jika direaktivasi, tentu akan memberikan tambahan dukungan terhadap produksi minyak nasional. Saat ini produksi minyak Indonesia berada di kisaran 600 ribu barel per hari. Dengan pemberdayaan sumur-sumur tersebut, kita optimistis bisa menambah sekitar 15 ribu hingga 20 ribu barel per hari,” ujar Seno Aji.

Ia menjelaskan, peningkatan produksi minyak tidak hanya berdampak pada penguatan ketahanan energi nasional, tetapi juga berpotensi besar menggerakkan roda perekonomian daerah. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya keterlibatan perusahaan daerah serta pelaku usaha lokal dalam pengelolaan sektor energi dan pertambangan.

“Ekonomi daerah tentu akan ikut bangkit. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga berpeluang meningkat karena perusahaan-perusahaan daerah terlibat langsung dalam usaha ini. Karena itu, kami mendorong agar sektor pertambangan dan energi bisa memberikan pencerahan yang positif kepada masyarakat, sehingga mereka terdorong untuk ikut berpartisipasi dalam usaha energi,” jelasnya.

Terkait keberlanjutan Koperasi Tambang Rakyat (KTR) di Kalimantan Timur, Seno Aji menyampaikan bahwa koperasi tersebut hingga kini masih eksis. Namun, proses perizinan di tingkat pusat masih menghadapi sejumlah kendala regulasi.

“Di tingkat pusat masih ada persoalan regulasi yang sedang berproses, sehingga pengajuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) koperasi masih tertahan di kementerian. Kami masih menunggu instruksi dari pusat. Jika proses tersebut sudah selesai, maka kegiatan koperasi dapat kembali berjalan,” ungkapnya.

Selain membahas sektor energi, Seno Aji juga menyinggung program nasional terkait perumahan rakyat dan teknisasi. Ia menegaskan bahwa instruksi Presiden akan dijalankan di daerah, termasuk upaya mitigasi dan pendataan rumah-rumah rakyat yang masih menggunakan atap seng.

“Kami sedang melakukan mitigasi. Jumlah rumah dengan atap seng di Kalimantan Timur memang tidak terlalu banyak. Dari hasil pendataan tersebut, kami merencanakan pembangunan industri genteng yang bisa dikelola oleh Koperasi Merah Putih. Mudah-mudahan Dinas PUPR segera melaporkan hasil mitigasi ini,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Seno Aji juga memaparkan sejumlah capaian program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur selama satu tahun terakhir. Di antaranya program pendidikan gratis termasuk pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT), layanan kesehatan gratis melalui BPJS, serta program bantuan bagi para marbot.

“Alhamdulillah, program-program prioritas sudah berjalan. Memang masih terdapat kelemahan dan kekurangan yang terus kami perbaiki, khususnya dalam sistem pendidikan gratis. Tahun ini tercatat sekitar 124 ribu mahasiswa menjadi tanggungan pemerintah, sehingga membutuhkan perhatian dan pengelolaan yang serius,” pungkasnya.

Ia pun memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur dapat berjalan dengan baik, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
©2026
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Rehabilitasi Sekolah dan Evaluasi Menyeluruh SPMB 2027

6 Juli 2026 - 17:00 WITA

a228

Diskominfo Samarinda Tegaskan Tak Verifikasi Data SPMB, Hanya Kelola Sistem Aplikasi

6 Juli 2026 - 16:00 WITA

a227

Komisi I DPRD Samarinda Evaluasi Serapan Anggaran, Dorong OPD Tingkatkan PAD pada 2027

6 Juli 2026 - 15:00 WITA

a226

Jalur Reguler SPMB Resmi Dibuka, Disdikbud Balikpapan Beri Kesempatan Terakhir Calon Murid

6 Juli 2026 - 14:00 WITA

a225

Dinkes Balikpapan Perkuat Edukasi Keluarga untuk Cegah HIV dan Perilaku Seksual Berisiko

6 Juli 2026 - 13:00 WITA

a224

Dinsos Balikpapan Kejar Target 70 Persen Registrasi Parlinsos Sebelum 25 Juli

6 Juli 2026 - 12:00 WITA

a223
Trending di BERITA DAERAH