Menu

Mode Gelap
Perda Transportasi Mulai Diperkuat, Dishub Samarinda Siapkan Penindakan Masif HUT ke-81 RI di DPRD Samarinda Meriah Tanpa APBD, Libatkan Swasta dan UMKM Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

IKN NUSANTARA · 19 Mar 2026 21:30 WITA ·

Hilal Tak Terlihat di IKN, Sidang Isbat Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026


 Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (19/3/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (19/3/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu titik strategis pemantauan hilal dalam penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah. Berdasarkan hasil pengamatan pada Kamis (19/3/2026), posisi hilal tercatat berada di atas 2 derajat dengan elongasi sekitar 4,51 derajat.

Pengamatan rukyatul hilal dilakukan di Rusun ASN 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara oleh tim Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Lokasi ini dipilih karena memiliki pandangan terbuka ke arah ufuk barat yang dinilai ideal untuk proses observasi.

Namun demikian, hasil pemantauan menunjukkan hilal belum dapat terlihat. Posisi tersebut masih berada di bawah kriteria yang ditetapkan MABIMS, yakni tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat sebagai syarat visibilitas hilal.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, menegaskan bahwa hasil rukyat dari IKN menjadi bagian penting dalam penentuan awal Syawal secara nasional.

“Kita tidak dapat memberikan keputusan, harus tetap menunggu hasil sidang isbat di Jakarta. Yang terpenting, kita tetap menjaga keutuhan dan memaknai Ramadan dengan baik,” ujarnya.

Berdasarkan hasil hisab dan laporan rukyat dari berbagai daerah, sidang isbat yang digelar Kementerian Agama akhirnya menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers usai sidang.

“Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya laporan rukyat hilal, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” tegasnya.

Pelaksanaan rukyat hilal di IKN sekaligus menegaskan peran Kawasan Inti Pusat Pemerintahan sebagai salah satu titik pemantauan hilal nasional. Hal ini menunjukkan bahwa Nusantara tidak hanya berkembang sebagai pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga menjadi ruang aktivitas sosial dan keagamaan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut hadir dalam pemantauan hilal di puncak Rusun ASN 1. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada masyarakat.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Basuki Hadimuljono mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Semoga seluruh ibadah kita selama Ramadan diterima Allah SWT, dan kita dipertemukan kembali di Ramadan berikutnya,” ucapnya.

Kegiatan ini semakin menegaskan komitmen Otorita IKN dalam mendukung aktivitas keagamaan sebagai bagian dari pembangunan ekosistem kehidupan di Nusantara.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca

24 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h17

Delegasi ICAPPS 2026 Kunjungi Nusantara, Bahas Konsep Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

h4

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Soroti Konsistensi Konsep Kota Cerdas hingga Peluang Investasi

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

g83

Upacara Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, OIKN Tegaskan Semangat Kebersamaan

17 Agustus 2026 - 23:00 WITA

g44

HUT Ke-81 RI di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Harus Inklusif

17 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g42

Malam Renungan Suci di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Terus Berlanjut

17 Agustus 2026 - 10:00 WITA

g31
Trending di IKN NUSANTARA