Menu

Mode Gelap
Dovy Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Meski Beda Dapil Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Rusdi Doviyanto Ajak Warga Ikut Beri Masukan DPRD Samarinda Godok Raperda Pasar Rakyat, Dovy Serap Aspirasi Warga Sambutan KONI Samarinda Matangkan Kontingen Porprov, 1.700 Atlet Masuk Tahap Seleksi Akhir

BERITA DAERAH · 21 Mar 2026 07:30 WITA ·

Gema Idulfitri di Tenggarong, Sekda Kukar Sampaikan Pesan Bupati: Perkuat Spiritualitas dan Harmoni Sosial


 Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menyampaikan sambutan pada pelaksanaan Shalat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Jami’ Adji Amir Hasanoeddin, Tenggarong, Sabtu (21/3/2026) pagi. Foto: Deden. Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menyampaikan sambutan pada pelaksanaan Shalat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Jami’ Adji Amir Hasanoeddin, Tenggarong, Sabtu (21/3/2026) pagi. Foto: Deden.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Ribuan jamaah memadati Masjid Jami’ Adji Amir Hasanoeddin, Tenggarong, pada pelaksanaan Shalat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, membacakan sambutan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, yang sarat pesan spiritual dan ajakan memperkuat kebersamaan.

Suasana khidmat terasa sejak malam hingga pagi hari, diiringi gema takbir, tahlil, dan tahmid yang menggema. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum kemenangan setelah sebulan penuh umat Muslim ditempa dalam madrasah Ramadan.

“Gema takbir yang kita kumandangkan adalah getaran kemenangan setelah sebulan penuh kita menempa diri. Di pagi yang fitri ini, kita kembali bersimpuh sebagai wujud syukur atas limpahan rahmat Allah SWT,” demikian kutipan sambutan Bupati yang dibacakan Sekda.

Ia menegaskan, nilai-nilai Ramadan tidak boleh berhenti setelah bulan suci berakhir. Justru, semangat tersebut harus terus menjadi cahaya dalam kehidupan sehari-hari, membentuk pribadi yang lebih bertakwa dan berakhlak mulia.

“Pasca Ramadan, kita dituntut menjadi pribadi yang lebih baik. Keimanan tidak hanya menjadi simbol, tetapi harus tercermin dalam sikap, ucapan, dan tindakan yang membawa manfaat bagi sesama,” lanjutnya.

Lebih jauh, Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan esensi Ramadan sebagai kekuatan transformasi sosial. Menurutnya, kesalehan tidak hanya bersifat personal, tetapi juga harus diwujudkan dalam kepedulian sosial dan upaya menjaga harmoni di tengah keberagaman.

“Mari kita pegang prinsip Khairunnas Anfa’uhum Linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Dari situlah keberkahan bagi daerah akan terus tumbuh,” ujarnya.

Dalam sambutan tersebut, turut disampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui program “Kukar Idaman Terbaik” yang menitikberatkan pada pembangunan spiritual masyarakat. Beberapa program unggulan di antaranya pemberian insentif bagi guru mengaji, imam, khatib, dan marbot, hingga fasilitas umrah gratis bagi tokoh keagamaan.

Selain itu, pemerintah juga memberikan dukungan kepada majelis taklim dan kelompok selawat, serta memperkuat peran pondok pesantren dan sekolah swasta sebagai benteng moral generasi muda.

“Program ini bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi bentuk ikhtiar kami agar nilai-nilai keagamaan tetap menjadi ruh pembangunan di Kutai Kartanegara,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kondusivitas daerah, terutama di tengah derasnya arus informasi digital. Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima informasi agar tidak mudah terpengaruh hoaks dan isu provokatif.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat serta mengajak untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum mempererat silaturahmi.

“Dengan kerendahan hati, kami memohon maaf atas segala kekhilafan. Mari kita rajut kembali kebersamaan dan saling memaafkan demi menjaga persatuan,” ucapnya.

Ia pun mengakhiri dengan doa agar seluruh amal ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah SWT, serta berharap masyarakat Kutai Kartanegara senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kesempatan untuk kembali bertemu Ramadan dan Idulfitri di tahun mendatang.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dovy Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Meski Beda Dapil

19 Juli 2026 - 21:00 WITA

C4

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

C2

Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Rusdi Doviyanto Ajak Warga Ikut Beri Masukan

19 Juli 2026 - 17:00 WITA

C1

DPRD Samarinda Godok Raperda Pasar Rakyat, Dovy Serap Aspirasi Warga Sambutan

18 Juli 2026 - 21:00 WITA

ab46

KONI Samarinda Matangkan Kontingen Porprov, 1.700 Atlet Masuk Tahap Seleksi Akhir

18 Juli 2026 - 20:00 WITA

ab45

KONI Kaltim Ajak Cabor Samarinda Perkuat Soliditas Menuju Porprov VIII

18 Juli 2026 - 19:00 WITA

ab44
Trending di BERITA DAERAH