Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas Konser HKBP Semarakkan IKN, Perkuat Kebersamaan DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

IKN NUSANTARA · 10 Apr 2026 13:00 WITA ·

Panen Bersama di Muara Jawa Jadi Ajang Serap Aspirasi Petani IKN


 Kelompok tani bersama puluhan masyarakat antusias mengikuti panen perdana Padi Gogo di Nusantara, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri dan didukung berbagai pemangku kepentingan, termasuk Otorita IKN. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Kelompok tani bersama puluhan masyarakat antusias mengikuti panen perdana Padi Gogo di Nusantara, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri dan didukung berbagai pemangku kepentingan, termasuk Otorita IKN. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Suasana hamparan lahan pertanian di Muara Jawa tampak hidup saat panen bersama Padi Gogo, Kamis (9/4/2026). Tidak sekadar memetik hasil, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam membahas masa depan pertanian di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Di sela panen, para petani menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan mereka, mulai dari pengelolaan lahan hingga dukungan sarana produksi. Otorita IKN memanfaatkan momen ini untuk menyerap masukan dari masyarakat yang terlibat langsung di sektor pertanian.

Perwakilan PT Pupuk Kalimantan Timur, Joko, menegaskan bahwa pengembangan pertanian di kawasan IKN akan mengedepankan prinsip keberlanjutan. “Pertanian di IKN diarahkan ke konsep regeneratif. Kami akan meminimalkan penggunaan pupuk kimia dan mendorong pemanfaatan pupuk organik serta kompos. Kami siap berkolaborasi dengan Otorita IKN dan para petani,” ujarnya.

Panen bersama ini juga menjadi bukti hasil kolaborasi pengembangan Padi Gogo bersama Institut Pertanian Bogor, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian.

Perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Nauli, Diana, menyampaikan harapan adanya pendampingan lebih lanjut bagi kelompoknya. “Kami berharap ada bimbingan dalam pengelolaan lahan pekarangan agar KWT di Muara Jawa bisa lebih maju,” katanya.

Hal serupa disampaikan Ketua Gapoktan Maju Sejahtera, Sarnu, yang mengungkapkan kebutuhan utama petani saat ini. “Kami memiliki lebih dari 400 anggota dengan lahan sekitar 400 hektare. Kebutuhan utama kami adalah alat mesin pertanian dan pupuk,” ujarnya.

Selain itu, akses jalan menuju lahan pertanian juga menjadi perhatian, mengingat hal tersebut berpengaruh terhadap produktivitas petani.

Di tengah pesatnya pembangunan Nusantara, sektor pertanian tetap menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem kawasan. Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, pengembangan pertanian diharapkan dapat berjalan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Panen bersama ini pun tidak hanya menandai hasil produksi, tetapi juga menjadi momentum merumuskan langkah ke depan agar pertanian di wilayah sekitar IKN terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Konser HKBP Semarakkan IKN, Perkuat Kebersamaan

16 April 2026 - 12:00 WITA

ikn90909888888

Akademisi Unhas Dalami Konsep Sponge City dan Forest City di IKN

14 April 2026 - 12:00 WITA

ikn8098321

UNDSS Jajak Kerja Sama, IKN Makin Terbuka Bagi Kolaborasi Global

14 April 2026 - 11:00 WITA

ikn90909887766

Layanan Kesehatan Door To Door di IKN, Perkuat Gizi dan Cegah Stunting Sejak Dini

13 April 2026 - 18:15 WITA

ikn888766

Pelatihan Anyaman Rotan dan Ukir Kayu di IKN Dorong Ekonomi Kreatif dan Lestarikan Budaya Lokal

13 April 2026 - 13:00 WITA

ikn09876

OIKN Gandeng IA-ITB, Perkuat Sinergi Bangun Nusantara Sebagai Smart City

13 April 2026 - 10:00 WITA

ikn090987
Trending di IKN NUSANTARA