Menu

Mode Gelap
Polda Kaltim Periksa Kepala Dinas Balikpapan Terkait Kasus Narkoba Internasional Rahmad Mas’ud Minta OPD Perkuat Pengawasan Internal, Jangan Tunggu Inspektorat SAKIP Naik ke Predikat BB, Tata Kelola Pemkot Balikpapan Semakin Berorientasi Hasil Hamas Soroti Rangkap Jabatan Pimpinan Dua RSUD di Kaltim Celni Pita Sari Dorong ABS Segera Beradaptasi di DPRD Kaltim

IKN NUSANTARA · 10 Apr 2026 13:00 WITA ·

Panen Bersama di Muara Jawa Jadi Ajang Serap Aspirasi Petani IKN


 Kelompok tani bersama puluhan masyarakat antusias mengikuti panen perdana Padi Gogo di Nusantara, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri dan didukung berbagai pemangku kepentingan, termasuk Otorita IKN. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Kelompok tani bersama puluhan masyarakat antusias mengikuti panen perdana Padi Gogo di Nusantara, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri dan didukung berbagai pemangku kepentingan, termasuk Otorita IKN. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Suasana hamparan lahan pertanian di Muara Jawa tampak hidup saat panen bersama Padi Gogo, Kamis (9/4/2026). Tidak sekadar memetik hasil, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam membahas masa depan pertanian di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Di sela panen, para petani menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan mereka, mulai dari pengelolaan lahan hingga dukungan sarana produksi. Otorita IKN memanfaatkan momen ini untuk menyerap masukan dari masyarakat yang terlibat langsung di sektor pertanian.

Perwakilan PT Pupuk Kalimantan Timur, Joko, menegaskan bahwa pengembangan pertanian di kawasan IKN akan mengedepankan prinsip keberlanjutan. “Pertanian di IKN diarahkan ke konsep regeneratif. Kami akan meminimalkan penggunaan pupuk kimia dan mendorong pemanfaatan pupuk organik serta kompos. Kami siap berkolaborasi dengan Otorita IKN dan para petani,” ujarnya.

Panen bersama ini juga menjadi bukti hasil kolaborasi pengembangan Padi Gogo bersama Institut Pertanian Bogor, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian.

Perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Nauli, Diana, menyampaikan harapan adanya pendampingan lebih lanjut bagi kelompoknya. “Kami berharap ada bimbingan dalam pengelolaan lahan pekarangan agar KWT di Muara Jawa bisa lebih maju,” katanya.

Hal serupa disampaikan Ketua Gapoktan Maju Sejahtera, Sarnu, yang mengungkapkan kebutuhan utama petani saat ini. “Kami memiliki lebih dari 400 anggota dengan lahan sekitar 400 hektare. Kebutuhan utama kami adalah alat mesin pertanian dan pupuk,” ujarnya.

Selain itu, akses jalan menuju lahan pertanian juga menjadi perhatian, mengingat hal tersebut berpengaruh terhadap produktivitas petani.

Di tengah pesatnya pembangunan Nusantara, sektor pertanian tetap menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem kawasan. Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, pengembangan pertanian diharapkan dapat berjalan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Panen bersama ini pun tidak hanya menandai hasil produksi, tetapi juga menjadi momentum merumuskan langkah ke depan agar pertanian di wilayah sekitar IKN terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Patroli Udara Otorita IKN Temukan Asap Kembali Muncul di Sejumlah Titik Karhutla

11 September 2026 - 11:00 WITA

i57

Patroli Udara Temukan Titik Api Baru di Deliniasi IKN, 275 Hotspot Terdeteksi

10 September 2026 - 18:00 WITA

i53

Karhutla di Sejumlah Titik IKN Padam, OIKN Perkuat Patroli Cegah Api Kembali Muncul

9 September 2026 - 19:00 WITA

i47

OIKN Laporkan Perusahaan Sawit Ke Aparat Hukum Terkait Karhutla Di IKN

8 September 2026 - 17:30 WITA

i33

Karhutla Di Deliniasi IKN Berjarak 30–40 Kilometer Dari Kawasan Inti

8 September 2026 - 16:30 WITA

i32

Otorita IKN Soroti Dugaan Pembukaan Lahan di Tengah Kebakaran Tahura Bukit Soeharto

6 September 2026 - 09:00 WITA

i9
Trending di IKN NUSANTARA