Menu

Mode Gelap
Progres 70 Persen, SMPN 29 Balikpapan Ditargetkan Rampung November 2026 Pemkot Balikpapan Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Akses Pendidikan Diperluas Haornas 2026, KORMI Balikpapan Dorong Olahraga Jadi Gaya Hidup Masyarakat Patroli Udara Temukan Titik Api Baru di Deliniasi IKN, 275 Hotspot Terdeteksi DAD Kaltim Sampaikan Ucapan Selamat Untuk Syaharie Jaang, Doakan Kesehatan dan Kelancaran Pengabdian

IKN NUSANTARA · 10 Apr 2026 12:00 WITA ·

Panen Perdana Padi Gogo di Muara Jawa, IKN Dorong Pertanian Inovatif


 Panen perdana Padi Gogo sukses digelar di demplot Pertanian Konservasi Kelompok Tani Mekar Jaya, Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (9/4/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Panen perdana Padi Gogo sukses digelar di demplot Pertanian Konservasi Kelompok Tani Mekar Jaya, Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (9/4/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Panen bersama Padi Gogo di Demplot Pertanian Konservasi Kelompok Tani Mekar Jaya, Muara Jawa, Kamis (9/4/2026), menjadi langkah awal pengembangan pertanian inovatif di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, bersama sejumlah pihak, mulai dari pemerintah daerah, unsur TNI–Polri, Bank Indonesia, hingga mitra perusahaan dan kelompok tani.

Dalam panen tersebut, petani berhasil mengembangkan Padi Gogo di lahan seluas 20 hektare sebagai tahap uji coba. Hasilnya dinilai cukup menjanjikan, baik dari sisi produktivitas maupun kualitas beras yang lebih pulen dan gurih.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengapresiasi upaya dan semangat para petani dalam mengembangkan inovasi pertanian di wilayah tersebut. “Hasil ini sudah bagus, luar biasa. Walaupun baru sekitar belasan hektare, kalau dikembangkan ke depan akan sangat luas. Dengan jumlah petani yang ada, ini juga akan lebih mudah dikelola. Saya akan dukung dan kita pelihara sebagai kawasan pertanian IKN,” ujarnya.

Dari hasil uji coba, varietas IPB 9G yang ditanam di lahan 5 hektare mampu menghasilkan gabah kering panen sebesar 4,224 ton per hektare. Sementara varietas lokal dikembangkan di lahan seluas 15 hektare.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menyebut panen ini menjadi bagian dari evaluasi pengembangan demplot pertanian ke depan.
“Alhamdulillah, hasil panen dari uji coba ini sudah memenuhi harapan kita,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan Padi Gogo merupakan hasil inovasi yang diuji selama empat bulan terakhir melalui kolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor.

Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Padi Gogo diharapkan menjadi alternatif peningkatan produksi beras sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sektor pertanian berbasis inovasi dan kolaborasi, guna mendukung ketahanan pangan di kawasan Ibu Kota Nusantara.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Patroli Udara Temukan Titik Api Baru di Deliniasi IKN, 275 Hotspot Terdeteksi

10 September 2026 - 18:00 WITA

i53

Karhutla di Sejumlah Titik IKN Padam, OIKN Perkuat Patroli Cegah Api Kembali Muncul

9 September 2026 - 19:00 WITA

i47

OIKN Laporkan Perusahaan Sawit Ke Aparat Hukum Terkait Karhutla Di IKN

8 September 2026 - 17:30 WITA

i33

Karhutla Di Deliniasi IKN Berjarak 30–40 Kilometer Dari Kawasan Inti

8 September 2026 - 16:30 WITA

i32

Otorita IKN Soroti Dugaan Pembukaan Lahan di Tengah Kebakaran Tahura Bukit Soeharto

6 September 2026 - 09:00 WITA

i9

Karhutla di Sekitar IKN Ditangani dari Udara, 10 Kali Water Bombing Dilakukan

5 September 2026 - 17:30 WITA

i5
Trending di IKN NUSANTARA