Menu

Mode Gelap
Dovy Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Meski Beda Dapil Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Rusdi Doviyanto Ajak Warga Ikut Beri Masukan DPRD Samarinda Godok Raperda Pasar Rakyat, Dovy Serap Aspirasi Warga Sambutan KONI Samarinda Matangkan Kontingen Porprov, 1.700 Atlet Masuk Tahap Seleksi Akhir

BERITA DAERAH · 6 Jul 2026 11:00 WITA ·

Wawali Balikpapan: Cegah Narkoba dan Pergaulan Bebas Butuh Peran Seluruh Masyarakat


 Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., memberikan keterangan usai Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan di Hotel Grand Senyiur, Senin (6/7/2026). Ia menegaskan pencegahan pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba memerlukan kolaborasi pemerintah, aparat, sekolah, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pengurus lingkungan. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., memberikan keterangan usai Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan di Hotel Grand Senyiur, Senin (6/7/2026). Ia menegaskan pencegahan pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba memerlukan kolaborasi pemerintah, aparat, sekolah, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pengurus lingkungan. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat upaya pencegahan pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, HIV/AIDS, serta berbagai perilaku menyimpang di tengah masyarakat. Namun, keberhasilan langkah tersebut dinilai tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan di Hotel Grand Senyiur, Senin (6/7/2026). Menurutnya, pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, sekolah, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pengurus lingkungan.

Bagus menjelaskan, Pemerintah Kota Balikpapan bersama aparat penegak hukum dan organisasi perangkat daerah (OPD) secara rutin melaksanakan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba, pergaulan bebas, HIV/AIDS, dan berbagai bentuk penyimpangan sosial.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar terhindar dari pengaruh negatif,” ujar Bagus.

Selain turun langsung ke masyarakat, penyebarluasan informasi juga dilakukan melalui media videotron milik Pemerintah Kota Balikpapan yang terpasang di sejumlah lokasi strategis, seperti Taman Bekapai, kawasan Rumah Jabatan Wali Kota, depan Gedung DPRD Kota Balikpapan, hingga Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika.

Menurutnya, langkah preventif juga menyasar lingkungan pendidikan. Pemerintah secara berkala memberikan penyuluhan di sekolah-sekolah agar para pelajar memahami risiko penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta pentingnya menjaga kesehatan dan masa depan sejak usia dini.

“Kesadaran harus dibangun sejak usia sekolah,” katanya.

Bagus menilai pengawasan di tingkat lingkungan juga memegang peranan penting. Karena itu, ia meminta para ketua RT aktif mengawasi wilayahnya, termasuk memastikan setiap pendatang baru melaporkan keberadaannya paling lambat 1 x 24 jam sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, sistem pelaporan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan sekaligus memudahkan pemerintah dan masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas warga.

Selain pemerintah dan aparat keamanan, tokoh agama serta tokoh masyarakat juga diharapkan terus menyampaikan pesan-pesan moral melalui kegiatan keagamaan maupun pembinaan masyarakat. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diyakini mampu memperkuat benteng moral masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.

“Semua pihak memiliki tanggung jawab untuk saling mengingatkan,” tegasnya.

Di sisi lain, Bagus menilai keluarga tetap menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda. Ia juga mendorong sekolah untuk memperbanyak kegiatan ekstrakurikuler, pengembangan bakat, serta pelatihan keterampilan agar waktu luang pelajar diisi dengan aktivitas yang positif dan produktif.

“Anak-anak harus diberi ruang untuk berkembang melalui kegiatan yang positif,” ujarnya.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap sinergi yang terbangun antara pemerintah, aparat keamanan, sekolah, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan Balikpapan tetap menjadi kota yang aman, kondusif, serta mampu melindungi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat mengancam masa depan mereka.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dovy Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Meski Beda Dapil

19 Juli 2026 - 21:00 WITA

C4

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

C2

Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Rusdi Doviyanto Ajak Warga Ikut Beri Masukan

19 Juli 2026 - 17:00 WITA

C1

DPRD Samarinda Godok Raperda Pasar Rakyat, Dovy Serap Aspirasi Warga Sambutan

18 Juli 2026 - 21:00 WITA

ab46

KONI Samarinda Matangkan Kontingen Porprov, 1.700 Atlet Masuk Tahap Seleksi Akhir

18 Juli 2026 - 20:00 WITA

ab45

KONI Kaltim Ajak Cabor Samarinda Perkuat Soliditas Menuju Porprov VIII

18 Juli 2026 - 19:00 WITA

ab44
Trending di BERITA DAERAH