Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 13 Jul 2026 19:00 WITA ·

DPRD Samarinda Dorong Perumda Varian Niaga Maksimalkan Aset Daerah untuk Dongkrak PAD


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengapresiasi tren peningkatan kontribusi Perumda Varian Niaga terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendorong optimalisasi aset daerah untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengapresiasi tren peningkatan kontribusi Perumda Varian Niaga terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendorong optimalisasi aset daerah untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Komisi II DPRD Kota Samarinda mendorong Perumda Varian Niaga lebih agresif mengembangkan peluang usaha melalui pemanfaatan aset daerah yang belum dimanfaatkan. Langkah itu dinilai penting untuk meningkatkan kontribusi perusahaan daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dorongan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD bersama jajaran Perumda Varian Niaga di Ruang Kerja Komisi II DPRD Kota Samarinda, Senin (13/7/2026). Rapat membahas laporan keuangan 2025–2026, rencana bisnis 2027, penggunaan dana hibah, kerja sama dengan pihak ketiga, serta evaluasi pelaksanaan program kerja.

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengapresiasi peningkatan kontribusi Perumda Varian Niaga terhadap PAD yang dinilai terus menunjukkan tren positif.

“Kontribusi terhadap PAD meningkat cukup signifikan dan ini patut diapresiasi,” ujar Iswandi.

Ia menyebut setoran PAD dari Perumda Varian Niaga naik dari sekitar Rp400 juta pada 2024, menjadi Rp500 juta pada 2025, dan diproyeksikan mencapai sekitar Rp2,5 miliar pada 2026.

Meski demikian, Komisi II meminta manajemen tidak berpuas diri. DPRD menilai masih banyak aset milik Pemerintah Kota Samarinda yang belum dimanfaatkan dan dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru.

Untuk itu, Komisi II berencana mengundang perangkat daerah terkait guna membahas skema pemanfaatan aset yang lebih produktif bersama Perumda Varian Niaga.

Selain optimalisasi aset, DPRD juga meminta perusahaan menyusun blueprint bisnis sebagai arah pengembangan usaha jangka panjang, termasuk memperkuat sektor-sektor potensial seperti jasa maritim di kawasan Sungai Mahakam.

“Masih banyak potensi bisnis yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan PAD,” katanya.

Iswandi menegaskan, Perumda Varian Niaga tidak hanya dituntut menghasilkan keuntungan bagi daerah, tetapi juga tetap menjalankan perannya dalam mendukung stabilitas ekonomi, termasuk sebagai bagian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Komisi II berharap sinergi antara Perumda Varian Niaga, organisasi perangkat daerah (OPD), dan DPRD dapat mempercepat pengembangan usaha sehingga mampu meningkatkan PAD tanpa membebani masyarakat.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH