Menu

Mode Gelap
Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027 DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

BERITA DAERAH · 20 Jul 2026 11:00 WITA ·

Hasil Uji Debu di Kilang Pertamina Dinyatakan Aman, Pemkot Minta Sop Dievaluasi


 Pemerintah Kota Balikpapan memastikan hasil uji laboratorium terhadap serpihan debu di sekitar PT Kilang Pertamina Balikpapan memenuhi baku mutu dan dinyatakan aman. Meski demikian, perusahaan diminta mengevaluasi standar operasional guna mencegah kejadian serupa terulang. Perbesar

Pemerintah Kota Balikpapan memastikan hasil uji laboratorium terhadap serpihan debu di sekitar PT Kilang Pertamina Balikpapan memenuhi baku mutu dan dinyatakan aman. Meski demikian, perusahaan diminta mengevaluasi standar operasional guna mencegah kejadian serupa terulang.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan memastikan hasil uji laboratorium terhadap serpihan debu yang sempat dikeluhkan warga di sekitar kawasan PT Kilang Pertamina Balikpapan menunjukkan kondisi aman. Meski tidak ditemukan indikasi pencemaran yang membahayakan kesehatan maupun lingkungan, perusahaan tetap diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional agar kejadian serupa tidak terulang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan hasil pengujian laboratorium independen Sucofindo telah diterima pekan lalu. Berdasarkan hasil analisis, seluruh parameter kualitas udara masih berada di bawah ambang batas baku mutu.

“Seluruh indikator yang diperiksa masih dalam kategori aman,” ujar Sudirman.

Hasil pemeriksaan tersebut telah disampaikan kepada pihak kelurahan untuk diteruskan kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi. Meski demikian, DLH meminta PT Kilang Pertamina Balikpapan meninjau kembali SOP operasional, terutama pada kegiatan seperti commissioning yang berpotensi menimbulkan dampak bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Sudirman menegaskan, koordinasi yang cepat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci penanganan apabila muncul dugaan pencemaran. Warga juga diimbau segera melapor agar petugas dapat melakukan pengecekan lapangan dan pengambilan sampel secara cepat.

Sementara itu, VP Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan, Asep Sulaeman, memastikan seluruh rekomendasi dari DLH dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan telah ditindaklanjuti. Hasil uji laboratorium independen juga telah disampaikan kepada kedua instansi sebagai bentuk transparansi.

“Seluruh rekomendasi telah kami tindak lanjuti sesuai arahan pemerintah,” kata Asep.

Ke depan, PT Kilang Pertamina Balikpapan akan melanjutkan tahapan start-up commissioning dalam rangka penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan melibatkan pemerintah daerah dan instansi teknis. Perusahaan juga menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, sesuai standar keselamatan kerja, serta tetap menjaga kualitas lingkungan.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

c21

Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD

21 Juli 2026 - 16:00 WITA

c20

Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026 - 15:00 WITA

c19

Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027

21 Juli 2026 - 14:00 WITA

c18

DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 13:00 WITA

c17

Ribuan Guru Samarinda Ikuti Upskilling AI, Pemkot Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 12:00 WITA

c16
Trending di BERITA DAERAH