Menu

Mode Gelap
Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

BERITA DAERAH · 2 Agu 2025 15:15 WITA ·

Kolaborasi Jadi Kunci, Kelurahan Sukarame Bangkitkan UMKM Lewat Gerakan Komunitas


 Kolaborasi Jadi Kunci, Kelurahan Sukarame Bangkitkan UMKM Lewat Gerakan Komunitas Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Ketika banyak daerah masih mengandalkan bantuan dan pelatihan formal untuk mengembangkan UMKM, Kelurahan Sukarame di Kecamatan Tenggarong justru menempuh jalur berbeda: membangun kekuatan ekonomi dari solidaritas warganya sendiri.

Melalui pendekatan berbasis komunitas, pemerintah kelurahan setempat berhasil menciptakan ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang inklusif dan berkelanjutan. Inisiatif ini membuktikan bahwa kekompakan warga bisa menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Lurah Sukarame, Muhammad Zulkifli, menegaskan bahwa keberhasilan UMKM bukan hanya soal modal atau pelatihan. “Kami dorong semua lapisan masyarakat—ibu rumah tangga, pemuda, hingga kelompok rentan—untuk aktif saling mendukung. Dengan kolaborasi yang kuat, pengembangan usaha akan lebih berkelanjutan,” ujarnya, Sabtu (2/8/2025).

Langkah konkret yang diambil kelurahan mencakup pembentukan kelompok usaha, pelatihan kewirausahaan, hingga penerbitan Nomor Induk Perusahaan (NIP) sebagai bentuk legalitas usaha yang memperkuat posisi pelaku UMKM.

Salah satu program unggulan adalah Komunitas Pengusaha Jalanan (Kopaja), yang menyasar kelompok rentan seperti janda dan ibu tunggal. Program ini menyediakan ruang usaha, pendampingan, dan peluang peningkatan pendapatan secara mandiri.

“Lewat Kopaja, kami pastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam penguatan ekonomi lokal,” tegas Zulkifli.

Kelurahan juga mengajak generasi muda terlibat dalam kegiatan produktif seperti pembibitan tanaman keras dan penghijauan lingkungan, sebagai bentuk investasi sosial jangka panjang.

Menurut Zulkifli, kolaborasi antara pemerintah dan warga bukan sekadar simbol, melainkan kekuatan nyata dalam mendorong kemajuan bersama.

“Pemerintah dan warga harus jadi satu kesatuan. Kami bukan sekadar memfasilitasi, tetapi membangun semangat kerja bersama untuk kebaikan bersama,” tutupnya.

Melalui sinergi yang terus dipupuk, Kelurahan Sukarame membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi lokal dapat dimulai dari bawah, dengan semangat gotong royong dan saling percaya antarwarga.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim

3 Juli 2026 - 12:00 WITA

a216

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam

3 Juli 2026 - 11:00 WITA

a215

Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan

2 Juli 2026 - 20:00 WITA

a211

Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi

2 Juli 2026 - 19:00 WITA

a209

Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

2 Juli 2026 - 18:00 WITA

a208

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Aset Olahraga untuk Tingkatkan PAD

2 Juli 2026 - 17:00 WITA

a200
Trending di BERITA DAERAH