Menu

Mode Gelap
Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

BERITA DAERAH · 10 Agu 2025 10:15 WITA ·

UMKM di Simpang Odah Etam Tenggarong, Harapan di Tengah Keramaian Kota


 UMKM di Simpang Odah Etam Tenggarong, Harapan di Tengah Keramaian Kota Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Simpang Odah Etam (SOE) Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), bukan sekadar titik pertemuan warga. Lokasi ini juga menjadi saksi perjuangan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut menggerakkan roda perekonomian lokal.

Sejak 2024, salah satu pedagang, Dewi, mulai berjualan di kawasan tersebut dengan penuh harapan.

“Saya sangat bersyukur telah diberikan kesempatan untuk berjualan di SOE. Ini sangat membantu pertumbuhan ekonomi kami,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025) sore.

Berjualan di SOE bukan tanpa alasan. Lokasinya yang strategis, dekat pusat kota dan sering menjadi tempat berkumpul berbagai kalangan masyarakat, menjadikan peluang usaha di sini sangat menjanjikan.

“Kalau sedang ramai, suasananya meriah sekali. Ada banyak anak muda, keluarga, bahkan turis lokal. Musik jalanan juga sering mengisi suasana, bikin tempat ini hidup,” ungkap Dewi.

Namun, perjalanan bisnis ini sempat terkendala pandemi yang membuat penjualan turun drastis. Beruntung, dengan mulai normalnya situasi dan adanya event-event rutin, penjualan mulai meningkat kembali.

“Alhamdulillah mulai naik lagi sejak ada event rutin,” beber Dewi.

Tantangan lain yang masih membayangi adalah masalah keamanan, kebersihan, dan cuaca.

“Kalau hujan, belum semua area terlindung, itu menjadi kendala. Belum lagi soal izin dan penertiban dari petugas,” kata Dewi.

Meski demikian, hubungan antar pedagang cukup erat dan saling mendukung. Pengunjung yang datang pun ada yang sudah menjadi langganan, bahkan ada yang sudah seperti teman.

Event seni dan budaya menjadi angin segar bagi pelaku UMKM di SOE. Pertunjukan seni dan festival budaya yang digelar rutin mampu mendongkrak jumlah pengunjung, membawa berkah bagi para pedagang.

“Kalau ada pertunjukan seni atau festival budaya, pengunjung bertambah banyak dan jualan jadi lebih laris,” jelas Dewi.

Dengan segala potensi dan tantangan, pelaku UMKM berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih, menyediakan fasilitas layak, mengatur sistem penertiban yang baik, serta menggelar kegiatan rutin untuk menarik lebih banyak pengunjung ke SOE.

“Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan perhatian dan dukungan untuk SOE dengan menyediakan fasilitas yang layak, sistem penertiban yang baik, dan kegiatan rutin yang menarik untuk meningkatkan kunjungan dan minat masyarakat,” tutup Dewi.

 

Pewarta : Muhammad Zailany
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 142 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim

3 Juli 2026 - 12:00 WITA

a216

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam

3 Juli 2026 - 11:00 WITA

a215

Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan

2 Juli 2026 - 20:00 WITA

a211

Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi

2 Juli 2026 - 19:00 WITA

a209

Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

2 Juli 2026 - 18:00 WITA

a208

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Aset Olahraga untuk Tingkatkan PAD

2 Juli 2026 - 17:00 WITA

a200
Trending di BERITA DAERAH