Menu

Mode Gelap
Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

BERITA DAERAH · 8 Okt 2025 18:15 WITA ·

Tim SAR Temukan Seluruh Korban Kecelakaan Perahu di Sungai Meratak, Operasi SAR Resmi Ditutup


 Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Rabu (8/10/2025). Perbesar

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Rabu (8/10/2025).

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup pada Selasa (8/10/2025.

Koordinator Pos SAR Sangatta, Aries Setiawan, menyampaikan bahwa total terdapat tiga orang korban dalam peristiwa tersebut.

“Satu korban selamat atas nama Iliq (61), sementara dua korban lainnya atas nama Helmiana Neri dan Marsel ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Pencarian hari kedua dimulai pada pukul 07.15 WITA, dengan penyisiran ke arah hilir dari lokasi kejadian. Pada pukul 13.30 WITA, tim menemukan korban Helmiana Neri (P) berjarak sekitar 1,5 km dari LKP dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya, pada pukul 18.10 WITA, korban Marsel (L) ditemukan pada koordinat sekitar 2,3 km dari LKP, juga dalam kondisi meninggal dunia. Kedua korban telah dievakuasi ke rumah duka.

Setelah pelaksanaan debriefing pada pukul 18.45 WITA, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing untuk melanjutkan kegiatan kesiapsiagaan.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur SAR Gabungan di Kutai Timur serta warga dan keluarga korban.

Dalam pelaksanaannya, tim menghadapi beberapa kendala seperti arus sungai yang deras dan keberadaan binatang buas di sekitar lokasi pencarian. Meski demikian, cuaca cerah membantu memperlancar operasi hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini. Setelah korban terakhir ditemukan, operasi SAR resmi ditutup,” tambah Aries Setiawan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi

11 Juli 2026 - 21:00 WITA

a285

Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu

11 Juli 2026 - 20:00 WITA

a284

Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok

11 Juli 2026 - 19:00 WITA

a283

Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

11 Juli 2026 - 13:00 WITA

a278

Pemkot Balikpapan Siapkan Relokasi Usai Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah

10 Juli 2026 - 15:00 WITA

a273

Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah di Balikpapan, Warga Selamat Berkat Evakuasi Cepat

10 Juli 2026 - 14:00 WITA

a272
Trending di BERITA DAERAH