Menu

Mode Gelap
PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan TNI Kerahkan Tim Khusus Perkuat Pencegahan Karhutla di Kaltim KKT Salurkan Bantuan Material Pembangunan Masjid Nurul Iman di Kariangau Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

BERITA DAERAH · 13 Okt 2025 16:15 WITA ·

Titik Nol Tenggarong Jadi Pusat Baru Kegiatan Budaya di Kukar


 Taman Titik Nol Tenggarong, Ikon Baru Ruang Publik di Jantung Kutai Kartanegara. Perbesar

Taman Titik Nol Tenggarong, Ikon Baru Ruang Publik di Jantung Kutai Kartanegara.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Setiap akhir pekan, kawasan Titik Nol Tenggarong berubah menjadi ruang hidup penuh warna. Suara musik tradisional berpadu dengan tarian daerah dan pertunjukan komunitas seni lokal, menjadikan area ini pusat baru aktivitas budaya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Inisiatif tersebut digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah melalui pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, mengatakan kawasan Titik Nol kini difungsikan sebagai panggung terbuka bagi masyarakat dan pelajar untuk mengekspresikan kreativitas mereka.

“Kami ingin menjadikan Titik Nol sebagai ruang yang hidup, tempat masyarakat bisa menikmati sekaligus melestarikan budaya lokal,” ujar Puji, Senin (13/10/2025).

Beragam kegiatan seni rutin digelar di kawasan ini — mulai dari tari Jepen, musik etnik, hingga pameran kriya lokal. Kehadiran aktivitas seni di ruang publik diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap warisan budaya sendiri.

Puji menilai, lokasi Titik Nol yang strategis di pusat kota dan dikelilingi situs bersejarah seperti Museum Mulawarman dan Masjid Jami Aji Amir Hasanoeddin, menjadi nilai tambah dalam memperkuat citra Tenggarong sebagai kota budaya.

“Kawasan ini memiliki nilai sejarah dan simbol identitas daerah. Karena itu, kami menjadikannya etalase bagi kegiatan seni dan budaya masyarakat,” jelasnya.

Disdikbud Kukar berkomitmen menjaga keberlanjutan kegiatan budaya di kawasan ini agar tidak sekadar menjadi tontonan musiman, melainkan wadah pembinaan, edukasi, dan promosi seni secara berkelanjutan.

“Kami ingin masyarakat terus berkreasi di sini. Dari pelajar hingga komunitas lokal, semuanya memiliki ruang untuk berekspresi,” tutup Puji.

 

ADV – DISDIKBUD KUKAR
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

31 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h44

Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan

31 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h43

TNI Kerahkan Tim Khusus Perkuat Pencegahan Karhutla di Kaltim

30 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h42

KKT Salurkan Bantuan Material Pembangunan Masjid Nurul Iman di Kariangau

30 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h41

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39
Trending di BERITA DAERAH