Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 13 Nov 2025 08:30 WITA ·

Seluruh Korban Ferry Tenggelam di Kutai Barat Ditemukan


 Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal dengan 28 penumpang ini dilaporkan mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini. Perbesar

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal dengan 28 penumpang ini dilaporkan mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini.

KUMALANEWS.ID, KUTAI BARAT – Tim SAR Gabungan dari Basarnas Balikpapan bersama unsur Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat setempat, berhasil menuntaskan operasi pencarian korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal yang mengangkut 28 penumpang itu mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini.

Dari total penumpang, 20 orang dinyatakan selamat dan 8 orang ditemukan meninggal dunia.

Pada hari kedua operasi, Rabu (12/11), tim SAR memulai pencarian sejak pukul 07.00 WITA dengan metode penyisiran di permukaan air, observasi sekitar lokasi, serta penyelaman oleh tim khusus dari Basarnas dan Brimob Pas Pelopor 2.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan bahwa seluruh korban ditemukan di titik yang berbeda, berjarak antara 100 meter hingga 13 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal. Korban terakhir atas nama Pendy (30) ditemukan pukul 22.19 WITA dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RSUD Harapan Insan Sendawar.

Upaya penyelaman sempat dihentikan karena arus sungai yang deras, namun tim tetap melanjutkan penyisiran di permukaan hingga malam hari. Setelah seluruh korban ditemukan, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan melibatkan Basarnas Balikpapan, Polres Kutai Barat, Brimob Kompi 2, Polairud, BPBD Kaltim dan Kutai Barat, Dinas Perhubungan, TNI, serta masyarakat sekitar. Sejumlah alat utama SAR seperti rubber boat, speedboat, drone thermal, dan peralatan selam turut digunakan selama pencarian.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH