KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo, melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Penyampaian Aspirasi Masyarakat (Reses) Masa Persidangan III Tahun 2025 di Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah, Jalan Perjuangan Raya, RT 01 No. 22, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Sabtu (15/11/2025). Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda Utara dan Sungai Pinang itu disambut jajaran pengurus yayasan, para guru, warga sekitar, pemuda, serta kelompok pengajian ibu-ibu Muslimat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan menjadi ruang dialog terbuka mengenai isu pembangunan, kebutuhan sosial, serta harapan masyarakat di wilayah tersebut.
Soroti Kewenangan dan Penataan Sungai Mahakam
Dalam pemaparannya, Arie Wibowo yang juga Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda menyoroti persoalan pengelolaan Sungai Mahakam yang hingga kini belum tersentuh revitalisasi signifikan.
“Sungai Mahakam ini kewenangannya berada di pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan. Karena itu, setiap upaya pengelolaan mulai dari pembangunan jalur air hingga pemanfaatan sungainya harus mengikuti aturan pusat,” ujarnya.
Menurut Arie, lebih dari 25 tahun terakhir tidak ada pembaruan besar terhadap alur Mahakam, sehingga menyebabkan penurunan mobilitas transportasi sungai serta berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut.
Aspirasi Ibu-ibu Muslimat: Pengadaan Seragam Kegiatan
Dialog reses turut diwarnai aspirasi dari kelompok ibu-ibu Muslimat yang mengusulkan bantuan pengadaan seragam kegiatan keagamaan. Arie menegaskan akan berupaya menindaklanjuti kebutuhan tersebut melalui mekanisme program pemberdayaan yang memungkinkan.
“Tadi ibu-ibu menyampaikan kebutuhan seragam untuk kegiatan Muslimat. Insyaallah akan kita upayakan melalui jalur program sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas politisi Partai Golkar itu.
Beasiswa hingga Perguruan Tinggi & Imbauan Laporkan Pungutan Sekolah
Arie juga memaparkan informasi mengenai dukungan pendidikan yang kini menjangkau jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi S1, S2, dan S3. Ia mengapresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi Kaltim yang telah menerapkan pendidikan gratis untuk tingkat SMA/SMK.
“Hari ini untuk tingkat SMA sudah 100 persen gratis. Seragam dasar juga dibantu. Kita ingin memastikan tidak ada anak Samarinda yang terhambat sekolah hanya karena biaya,” tegasnya.
Ia meminta warga melaporkan jika masih menemukan praktik pungutan di sekolah negeri tanpa dasar yang jelas.
Legislator Ajak Warga Terus Sampaikan Keluhan dan Usulan
Di akhir kegiatan, Arie menekankan bahwa reses merupakan sarana rutin untuk memastikan suara masyarakat tersampaikan langsung kepada wakilnya di DPRD.
“Silakan terus sampaikan aspirasi. Tugas kami memperjuangkan suara panjenengan semua,” tutup Arie.
Pewarta : Yana Editor : Awang @2025

















