Menu

Mode Gelap
Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal Tinjau Proyek TPA, Pansus LKPJ DPRD Samarinda Sorot Hasil Belum Maksimal Meski Anggaran Besar Kemarau Mulai Mengeringkan Lahan, Distanak Kukar Gerak Cepat Data Kebutuhan Petani Sayur Musancab PDIP Kukar Panaskan Mesin Partai, Fokus Konsolidasi dan Regenerasi Kader

BERITA DAERAH · 20 Nov 2025 12:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Kembangkan Kurikulum Muatan Lokal Baru untuk Perkuat Pendidikan Budaya di Sekolah


 Momen kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Kukar 2025, yang menjadi salah satu upaya Disdikbud Kukar dalam mendorong minat pelajar terhadap seni dan budaya daerah. (Dok. Indirwan) Perbesar

Momen kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Kukar 2025, yang menjadi salah satu upaya Disdikbud Kukar dalam mendorong minat pelajar terhadap seni dan budaya daerah. (Dok. Indirwan)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memperkuat karakter dan identitas budaya daerah kini diwujudkan melalui pengembangan kurikulum muatan lokal (mulok) baru di satuan pendidikan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar tengah merumuskan materi pembelajaran yang lebih kontekstual agar siswa dapat mengenal budaya lokal secara lebih dekat dan aplikatif.

Langkah ini dianggap penting mengingat perkembangan zaman yang kian cepat berpotensi menggeser pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai lokal. Disdikbud Kukar menilai, pendidikan formal harus menjadi salah satu benteng pelestarian budaya melalui penyusunan materi mulok yang relevan dan mudah dipahami siswa.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, mengatakan bahwa kurikulum mulok baru ini akan mencakup ragam konten, mulai dari sejarah daerah, kesenian tradisi, cerita rakyat, hingga praktik budaya di masing-masing kecamatan.

“Kami ingin anak-anak di Kukar belajar budaya bukan hanya dari buku lama, tapi dari pengalaman nyata dan materi yang dekat dengan kehidupan mereka,” ujarnya pada Kamis (20/11/2025).

Menurut Puji, penyusunan materi dilakukan secara kolaboratif bersama guru, tokoh adat, budayawan, dan komunitas seni. Hal ini bertujuan agar konten mulok tidak hanya akurat, tetapi juga sesuai dengan perkembangan pendidikan saat ini.

“Guru tidak boleh bekerja sendirian. Pengetahuan budaya itu hidup di masyarakat, sehingga penyusunan kurikulum harus melibatkan banyak pihak agar hasilnya kaya dan autentik,” jelasnya.

Kurikulum yang tengah dirancang ini juga akan memuat aktivitas berbasis praktik, seperti mengenal alat musik tradisional, membuat kerajinan lokal, mempelajari motif pakaian adat, serta kunjungan budaya. Dengan pendekatan itu, siswa diharapkan dapat memahami budaya secara lebih mendalam, tidak hanya secara teoritis.

Puji menegaskan bahwa muatan lokal bukan sekadar pelajaran tambahan, melainkan fondasi pembentukan karakter generasi muda Kukar agar tetap mengenal jati dirinya.

“Pendidikan budaya bukan hanya mengenal masa lalu, tetapi membentuk sikap cinta daerah dan bangga dengan identitas sendiri,” tegasnya.

Selain itu, Disdikbud Kukar juga menyiapkan pelatihan bagi guru mulok untuk memastikan mereka mampu menyampaikan materi dengan metode yang menarik dan sesuai perkembangan peserta didik.

Ia berharap kurikulum mulok terbaru ini dapat menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan global tanpa kehilangan akar budaya.

“Kami ingin anak-anak Kukar tumbuh sebagai generasi modern yang tetap berpijak pada nilai-nilai luhur budaya lokal,” pungkasnya.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan

27 April 2026 - 18:00 WITA

wawali1

Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal

27 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota04

Tinjau Proyek TPA, Pansus LKPJ DPRD Samarinda Sorot Hasil Belum Maksimal Meski Anggaran Besar

27 April 2026 - 16:00 WITA

dprdkota03

Kemarau Mulai Mengeringkan Lahan, Distanak Kukar Gerak Cepat Data Kebutuhan Petani Sayur

27 April 2026 - 15:00 WITA

mal1

Musancab PDIP Kukar Panaskan Mesin Partai, Fokus Konsolidasi dan Regenerasi Kader

25 April 2026 - 18:00 WITA

p12

1.024 Jemaah Haji Samarinda Resmi Dilepas, Wali Kota Titip Doa dan Harapan dari Tanah Suci

25 April 2026 - 17:00 WITA

an87
Trending di BERITA DAERAH