Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

BERITA DAERAH · 21 Nov 2025 14:00 WITA ·

SMPN 2 Tenggarong Perkuat Program Religius Lewat Gerakan Etam Mengaji dan Pembinaan Iman Siswa


 Para siswa SMP Negeri 2 Tenggarong melaksanakan salat berjamaah sebagai bagian dari implementasi program Gerakan Etam Mengaji. Perbesar

Para siswa SMP Negeri 2 Tenggarong melaksanakan salat berjamaah sebagai bagian dari implementasi program Gerakan Etam Mengaji.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – SMP Negeri 2 Tenggarong terus memperkuat karakter religius peserta didiknya melalui serangkaian program pembinaan keagamaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Kepala SMPN 2 Tenggarong, Yunus, menjelaskan bahwa program keagamaan menjadi pilar utama dalam visi sekolah, yakni mencetak lulusan yang taat beragama dan berakhlak baik.

Yunus menyampaikan, salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Gerakan Etam Mengaji (Gema). Setiap pagi, siswa melaksanakan kegiatan keagamaan sesuai agama masing-masing. Untuk siswa Muslim, kegiatan dimulai dengan shalat Duha berjamaah, sementara siswa non-Muslim mengikuti pembinaan Alkitab di ruangan khusus dengan pendamping guru.

“Visi kami yang pertama adalah religius. Kami ingin lulusan SMPN 2 menjadi anak-anak yang menaati ajaran agamanya. Karena itu, setiap pagi setelah shalat Duha, siswa melakukan pendampingan membaca kitab suci masing-masing,” ujar Yunus, Jum’at (21/11/2025).

Untuk siswa Muslim, sekolah membagi kelompok baca Al-Qur’an berdasarkan kemampuan, mulai dari pemula yang belajar Iqra hingga kelompok tajwid dan tahfiz. Pengelompokan ini dilakukan untuk memastikan setiap siswa mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan belajar. Menariknya, siswa yang sudah memiliki hafalan turut membantu temannya yang masih berada pada tahap awal pembelajaran.

“Kami identifikasi dulu kemampuan siswa. Ada yang masih di Iqra satu, dua, tiga sampai enam. Ada juga kelompok tajwid dan kelompok tahfiz. Semuanya didampingi guru agama serta guru lain yang kompeten di bidang Al-Qur’an,” jelas Yunus.

Di luar kegiatan mengaji harian, SMPN 2 Tenggarong juga menerapkan shalat Zuhur berjamaah di Masjid Al-Mutmainnah, yang diikuti lebih dari 800 siswa Muslim. Meski masjid masih dalam tahap renovasi, kegiatan berlangsung teratur dengan pembagian ruang agar tidak mengganggu jamaah umum.

Tak hanya untuk siswa, program religius juga diterapkan untuk guru. Sekolah memiliki agenda mengaji rutin untuk tenaga pendidik, dengan target penyelesaian bacaan Al-Qur’an dalam rentang waktu tertentu.

“Guru pun wajib mengikuti program mengaji. Kami bagi targetnya setiap pekan agar bisa khatam secara berkala,” tambahnya.

Pada bulan Ramadan, kegiatan religius diperkuat melalui tadarus Al-Qur’an harian dan berbagai aktivitas keagamaan lain yang melibatkan seluruh warga sekolah.

Melalui rangkaian program ini, SMPN 2 Tenggarong menegaskan komitmennya untuk membangun kultur pendidikan yang tidak hanya akademis, tetapi juga menanamkan nilai moral dan spiritual kepada seluruh peserta didik. Program ini juga menjadi fondasi penting dalam membangun karakter generasi muda yang beriman, disiplin, dan berakhlak mulia.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83
Trending di BERITA DAERAH