Menu

Mode Gelap
Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal Polsek Loa Kulu dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Penghubung Lima Desa Jelang HUT Bhayangkara ke-80 Mahasiswa dan KNPI Soroti Raperda TBC-HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Pencegahan dan Perlindungan Hukum DPRD Samarinda Dorong Raperda TBC dan HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Regulasi dan Deteksi Dini Wakil Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Sekolah Rakyat, Tekankan Ketepatan Sasaran dan Perlindungan Hak Anak

BERITA DAERAH · 21 Nov 2025 18:00 WITA ·

SMPN 2 Tenggarong Perkuat Pengawasan untuk Cegah Bullying dan Merokok di Sekolah


 Kepala SMP Negeri 2 Tenggarong, Yunus, menjelaskan berbagai strategi yang diterapkan sekolah untuk mencegah praktik bullying. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi karakter, pengawasan yang lebih intensif, serta pembentukan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Perbesar

Kepala SMP Negeri 2 Tenggarong, Yunus, menjelaskan berbagai strategi yang diterapkan sekolah untuk mencegah praktik bullying. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi karakter, pengawasan yang lebih intensif, serta pembentukan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – SMPN 2 Tenggarong menghadapi tantangan terkait bullying dan kebiasaan merokok di kalangan siswa, terutama di area yang jarang terpantau guru. Kepala sekolah, Yunus, mengatakan pihak sekolah telah mengambil berbagai langkah inovatif untuk mengurangi masalah ini, termasuk menutup salah satu WC yang kerap dijadikan tempat berkumpul siswa nakal.

Selain itu, sekolah menjadikan WC tersebut sebagai pos satpam, serta memasang CCTV di beberapa titik strategis untuk memantau aktivitas siswa. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

“Beberapa bulan terakhir, kami tutup salah satu WC dan jadikan pos satpam. Tempat-tempat yang sebelumnya rawan rokok dan bullying sekarang lebih terkontrol, sehingga jumlah insiden mulai berkurang,” ujar Yunus pada Jum’at (21/11/2025).

Sekolah juga mengandalkan peran guru wali sebagai orang tua asuh bagi siswa. Setiap guru wali membimbing sejumlah anak secara intensif, mulai dari pertama masuk hingga lulus. Peran ini penting untuk mendekatkan guru dengan siswa, sehingga siswa merasa nyaman untuk bercerita dan mengurangi perilaku negatif.

Pendekatan sekolah terhadap orang tua pun diubah. Alih-alih memanggil orang tua dengan surat resmi, kini sekolah mengundang mereka untuk silaturahmi, sehingga suasana lebih kondusif dan tidak menimbulkan ketegangan. Metode ini memudahkan komunikasi antara sekolah dan keluarga terkait perilaku siswa.

Meski ada larangan penggunaan handphone, siswa masih menemukan cara baru untuk berkomunikasi, seperti menggunakan Chromebook untuk chatting. Sekolah menanggapi hal ini dengan terus mengawasi dan berinovasi agar teknologi tidak dimanfaatkan untuk perilaku negatif.

“HP sudah kami larang, tapi mereka pakai Chromebook. Kami terus berkreasi untuk mengatasi tantangan ini, karena semakin kita buat baru, siswa justru semakin canggih cara mereka,” tambah Yunus.

Selain pengawasan fisik, pendekatan personal melalui guru wali terbukti efektif. Guru wali berkomunikasi rutin dengan siswa dan orang tua, serta memberikan arahan dan pendampingan saat ada kasus bullying atau perilaku merokok.

Langkah-langkah ini menjadi bagian dari upaya sekolah membangun lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung proses belajar siswa. Dengan pengawasan dan pendekatan yang tepat, sekolah berharap kasus bullying dan merokok dapat diminimalkan secara signifikan.

SMPN 2 Tenggarong menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam menangani perilaku negatif siswa, sambil tetap menjaga kualitas pendidikan dan membentuk karakter peserta didik yang disiplin dan bertanggung jawab.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polsek Loa Kulu dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Penghubung Lima Desa Jelang HUT Bhayangkara ke-80

21 Juni 2026 - 09:00 WITA

a43

Mahasiswa dan KNPI Soroti Raperda TBC-HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Pencegahan dan Perlindungan Hukum

20 Juni 2026 - 23:00 WITA

a42

DPRD Samarinda Dorong Raperda TBC dan HIV/AIDS, Tekankan Penguatan Regulasi dan Deteksi Dini

20 Juni 2026 - 22:00 WITA

a41

Wakil Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Sekolah Rakyat, Tekankan Ketepatan Sasaran dan Perlindungan Hak Anak

20 Juni 2026 - 21:00 WITA

a40

DPRD Samarinda Apresiasi SRT 24: Siswa Tunjukkan Perubahan Signifikan dalam Satu Tahun

20 Juni 2026 - 20:00 WITA

a39

Kepala SRT 24 Samarinda Apresiasi Kolaborasi Lintas Sektor, Sebut Sekolah Rakyat Tumbuh dari Kebersamaan

20 Juni 2026 - 19:00 WITA

a38
Trending di BERITA DAERAH