KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan bahwa guru tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan sektor pendidikan daerah. Fokus peningkatan kompetensi, kesejahteraan, dan penguatan peran guru disebut sebagai fondasi utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kukar.
Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menyampaikan bahwa pemerintah daerah memandang guru sebagai ujung tombak yang memegang peran strategis dalam menggerakkan sistem pendidikan di sekolah. Karena itu, setiap kebijakan dan program yang dirancang Disdikbud akan tetap diarahkan untuk memperkuat sumber daya manusia tenaga pendidik.
Dalam keterangannya, Pujianto menegaskan bahwa komitmen terhadap kesejahteraan guru tidak hanya sebatas retorika, tetapi akan diwujudkan melalui kebijakan anggaran yang berpihak. Ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi dan jaminan kesejahteraan menjadi dua aspek krusial yang tidak boleh diabaikan dalam peningkatan mutu pendidikan.
“Kedepan, guru-guru tetap menjadi prioritas kami. Teman-teman guru adalah ujung tombak pendidikan di sekolah. Yang utama adalah guru harus meningkatkan kompetensi dan disejahterakan. Kami di Kukar tetap berkomitmen menjaga itu,” ujarnya pada Senin (24/11/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa isu pengurangan TPP atau insentif guru yang terjadi di beberapa daerah tidak akan diterapkan di Kutai Kartanegara pada tahun 2026. Pemerintah daerah disebut telah memastikan bahwa tidak ada kebijakan pengurangan yang berpotensi menurunkan kualitas hidup tenaga pendidik.
Pujianto menilai bahwa menjaga kesejahteraan guru merupakan langkah strategis yang akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran. Dengan kondisi yang lebih baik, guru dapat memberikan pelayanan pendidikan secara optimal dan profesional.
“Di beberapa daerah mungkin ada rencana pengurangan TPP atau insentif guru pada 2026, namun di Kukar Insya Allah Pak Bupati komitmen tidak akan mengurangi. Kita lahir dengan kesejahteraan guru sebagai prioritas,” tegasnya.
Disdikbud Kukar juga tengah menyiapkan beberapa program pengembangan kompetensi berkelanjutan untuk memastikan guru dapat terus mengikuti perkembangan dunia pendidikan. Peningkatan kompetensi dianggap penting untuk menjawab tuntutan pembelajaran abad 21.
Dengan komitmen tersebut, pemerintah daerah berharap momentum peningkatan mutu pendidikan di Kukar dapat berjalan konsisten. Selain memperkuat peran guru, sejumlah kebijakan pendukung lainnya akan terus dikembangkan agar sistem pendidikan di Kukar semakin adaptif, inklusif, dan berdaya saing.
ADV Disdikbud Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















