Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 26 Nov 2025 17:15 WITA ·

Dorong Kepastian Regulasi Ekonomi Kreatif, Abdul Rohim Ingatkan Pemerintah Tak Boleh Setengah Hati


 Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, saat memberikan keterangan kepada wartawan usai rapat lanjutan pembahasan Raperda Ekonomi Kreatif di Ruang Paripurna DPRD Samarinda. (Foto: Yana) Perbesar

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, saat memberikan keterangan kepada wartawan usai rapat lanjutan pembahasan Raperda Ekonomi Kreatif di Ruang Paripurna DPRD Samarinda. (Foto: Yana)

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Pembahasan Raperda tentang Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di DPRD Kota Samarinda kembali berlanjut dengan atmosfer yang lebih substantif. Dalam rapat lanjutan yang digelar di Ruang Paripurna Lantai 2, Rabu (26/11/2025), anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menegaskan bahwa kepastian fasilitasi pemerintah menjadi fondasi utama agar ekonomi kreatif di kota ini bisa tumbuh lebih progresif.

Rapat dipimpin oleh Ketua Bapemperda, Kamaruddin, dan dihadiri para anggota Bapemperda lainnya, termasuk Iswandi, Abdul Rohim, Fahruddin, Rusdi Doviyanto Arbain, Romadhony Putra Pratama, dan Shamri Shaputra. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perwakilan pelaku subsektor ekonomi kreatif juga turut hadir, menjadikan forum tersebut lebih komprehensif.

Tiga Prinsip Penguatan Ekonomi Kreatif

Kepada wartawan, Abdul Rohim menjelaskan bahwa Raperda ini dibangun di atas tiga prinsip strategis: kepastian fasilitasi pemerintah, keberadaan rencana induk pengembangan ekonomi kreatif, dan jaminan insentif serta perlindungan bagi pelaku usaha.

“Poin paling krusial adalah keterlibatan pemerintah yang jelas dan terukur. Pelaku ekonomi kreatif butuh dukungan, bukan sekadar wacana,” tegas politisi PKS tersebut.

Ia menambahkan, penyusunan masterplan menjadi arah penting agar pengembangan ekraf tidak berjalan sporadis. Begitu juga dengan kemudahan insentif, dukungan permodalan, hingga perlindungan hukum seperti fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Pelaku Ekraf Hadir, Aspirasi Makin Tajam

Abdul Rohim menyebutkan, kehadiran perwakilan pelaku ekonomi kreatif dalam rapat kali ini memperkaya substansi pembahasan.

“Mereka menyampaikan persoalan nyata: pemasaran karya, perlindungan HAKI, sampai akses insentif. Ini penting untuk memperkuat pasal-pasal agar sesuai kebutuhan lapangan,” ujarnya.

Masuki Tahap Akhir, Tinggal Finalisasi Hukum

Ia memastikan bahwa Raperda ini sudah berada pada fase terakhir penyusunan. Dengan selingan candaan, Abdul Rohim menegaskan bahwa proses tidak lagi jauh dari selesai.

“Kalau dibilang jauh, tidak. Yang jauh mungkin seseorang yang kalian harapkan jadi pendamping hati,” selorohnya, disambut tawa kecil para wartawan.

Menurutnya, yang tersisa hanya sinkronisasi vertikal agar aturan ini sejalan dengan regulasi di level yang lebih tinggi.

Pesan Keras: Perda Harus Jalan, Bukan Pajangan

Abdul Rohim menutup dengan harapan jelas: regulasi yang disusun tidak boleh berhenti sebagai dokumen formal belaka.

“Jangan hanya jadi penghuni lemari kaca. Kita sudah mengorbankan waktu dan tenaga. Perda harus dijalankan, meskipun belum sempurna. Perbaikan bisa dilakukan sambil berjalan,” tegasnya.

 

Pewarta : Yana
Editor  : Fathur
@2025
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH