Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 27 Nov 2025 13:45 WITA ·

Disdikbud Kukar Prioritaskan Pemenuhan Data Pendidikan Anak Usia Dini untuk Perencanaan Program yang Lebih Akurat


 Plt Sekretaris Disdikbud Kutai Kartanegara, Pujianto, memberikan penjelasan terkait Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Perbesar

Plt Sekretaris Disdikbud Kutai Kartanegara, Pujianto, memberikan penjelasan terkait Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini memfokuskan upaya pada penguatan validitas data pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai langkah strategis untuk menentukan arah kebijakan yang lebih tepat sasaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh anak usia PAUD tercatat dalam sistem pendidikan dan dapat menerima layanan pendidikan yang layak.

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menjelaskan bahwa proses sinkronisasi data antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) menjadi instrumen penting dalam memastikan tidak ada anak usia PAUD yang terlewatkan dalam pendataan.

“Kami ingin memastikan data pendidikan betul-betul akurat. Sinkronisasi dengan Dukcapil membuka fakta bahwa masih ada anak yang belum masuk dalam sistem pendidikan, sehingga kebijakan bisa lebih tepat diarahkan,” ujar Pujianto, Kamis (27/11/2025).

Menurutnya, keberadaan sekitar 10 ribu anak usia PAUD yang belum terdaftar di satuan pendidikan menunjukkan perlunya penguatan sistem pendataan dan verifikasi di lapangan. Data tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyediakan program intervensi, bantuan, maupun pemerataan layanan pendidikan.

Pujianto menegaskan bahwa tanpa data yang valid, pemerintah akan kesulitan menetapkan kebutuhan riil, seperti distribusi guru PAUD, pembangunan sarana prasarana, hingga perencanaan anggaran.

“Data yang tidak lengkap berpengaruh langsung pada perencanaan. Misalnya, jumlah ruang kelas atau tenaga pendidik harus disesuaikan dengan data nyata di lapangan. Karena itu pendataan menjadi sangat vital,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Disdikbud Kukar akan membangun sistem monitoring yang lebih terstruktur dengan melibatkan kecamatan, desa, dan lembaga PAUD. Para operator sekolah dan perangkat desa akan diberi pendampingan intensif agar pendataan dapat berjalan seragam dan tepat waktu.

“Kolaborasi ini sangat penting. Ketika data dari desa, PAUD, dan kecamatan selaras, proses perencanaan akan jauh lebih efektif,” kata Pujianto.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana mengembangkan dashboard data pendidikan anak usia dini untuk mempermudah pemantauan perkembangan angka partisipasi sekolah dari waktu ke waktu. Dashboard ini memungkinkan pengambilan keputusan lebih cepat berdasarkan data yang diperbarui secara berkala.

“Dengan dashboard data, kita bisa melihat perkembangan APS setiap bulan atau setiap semester. Ini memudahkan pemerintah dalam mengambil langkah intervensi,” tambahnya.

Pujianto berharap penguatan pendataan dapat menjadi pondasi utama dalam mewujudkan perluasan akses PAUD yang lebih merata di seluruh Kukar. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat memastikan setiap anak mendapatkan hak yang sama terhadap pendidikan dasar.

“Pada akhirnya, tujuan kita satu: tidak ada lagi anak usia dini yang terlewat dari layanan pendidikan. Semua harus tercatat, terlayani, dan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang,” tutupnya.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH