Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

BERITA DAERAH · 28 Nov 2025 15:30 WITA ·

Disdikbud Kukar Intensifkan Edukasi Sejarah, Monumen Bersejarah Jadi Media Pembelajaran Publik


 Museum Mulawarman di Tenggarong, yang menjadi salah satu pusat pelestarian sejarah dan budaya Kutai serta menyimpan beragam benda bersejarah bernilai tinggi. Perbesar

Museum Mulawarman di Tenggarong, yang menjadi salah satu pusat pelestarian sejarah dan budaya Kutai serta menyimpan beragam benda bersejarah bernilai tinggi.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat upaya pelestarian sejarah daerah melalui program edukasi publik yang menitikberatkan pada pengenalan monumen bersejarah.

Langkah ini bertujuan memastikan generasi muda memahami nilai historis yang melekat pada berbagai situs penting di Kukar, yang menjadi bagian dari identitas budaya dan perjalanan peradaban Kutai.

Pamong Budaya Ahli Muda Disdikbud Kukar, Muhammad Saidar, mengatakan bahwa monumen bersejarah seperti Tugu Kemerdekaan, Meriam Kutai, hingga Museum Mulawarman merupakan media pembelajaran yang efektif untuk memperkenalkan sejarah Kerajaan Kutai dan perkembangan Kukar dari masa ke masa.

“Monumen-monumen itu menyimpan cerita peradaban. Kami ingin masyarakat, terutama generasi muda, tidak hanya melihat bangunannya, tetapi memahami makna dan sejarah yang ada di baliknya,” ujar Saidar, Jum’at (28/11/2025).

Menurutnya, edukasi sejarah perlu dikemas dengan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Karena itu, Disdikbud Kukar berupaya menghadirkan materi sejarah melalui narasi yang mudah dipahami, baik melalui publikasi digital, program sekolah, maupun sosialisasi lapangan yang melibatkan tenaga kebudayaan.

“Kami ingin sejarah tidak terasa jauh atau sulit dipahami. Pengenalan monumen menjadi cara paling langsung dan konkret untuk menunjukkan perjalanan panjang Kukar,” jelasnya.

Saidar menambahkan bahwa keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan membawa dinamika baru bagi Kukar. Ribuan pendatang dari berbagai budaya memungkinkan terjadinya pergeseran nilai lokal jika masyarakat tidak dibekali pemahaman sejarah yang kuat.

“Dengan hadirnya IKN, kita harus lebih siap menjaga identitas daerah. Monumen bersejarah adalah simbol otentik yang perlu terus diperkenalkan agar budaya Kutai tetap dikenal dan dihargai,” ujarnya.

Disdikbud Kukar juga tengah memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas sejarah, akademisi, dan pegiat budaya, untuk memperluas jangkauan edukasi tentang situs-situs bersejarah. Harapannya, upaya ini dapat menciptakan kesadaran kolektif akan pentingnya melindungi warisan budaya Kukar.

“Monumen adalah pengingat masa lalu dan penuntun masa depan. Kami ingin masyarakat memiliki kesadaran bahwa menjaga sejarah adalah menjaga jati diri Kukar,” tutup Saidar.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83
Trending di BERITA DAERAH