Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 28 Nov 2025 15:45 WITA ·

Disdikbud Kukar Dorong Digitalisasi Konten Budaya, Gen Z Dilatih Jadi Kreator Pelestari Tradisi


 Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Kartanegara, Puji Utomo, menjelaskan langkah-langkah strategis yang disiapkan pihaknya untuk memperkuat pelestarian budaya di kalangan generasi Z. Perbesar

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Kartanegara, Puji Utomo, menjelaskan langkah-langkah strategis yang disiapkan pihaknya untuk memperkuat pelestarian budaya di kalangan generasi Z.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mengarahkan strategi pelestarian budaya ke bidang digital. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap perubahan perilaku generasi muda yang kini lebih banyak mengakses informasi melalui media sosial dan platform daring.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, mengatakan bahwa pihaknya kini fokus memperkuat kemampuan literasi digital generasi muda untuk memproduksi konten budaya yang kreatif, informatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Program ini menjadi salah satu terobosan untuk memastikan nilai-nilai budaya Kutai tetap hidup di ruang digital.

“Pelestarian budaya tidak bisa hanya dilakukan lewat panggung dan acara adat. Kita harus hadir di platform digital agar budaya Kutai bisa dikenal lebih luas oleh anak muda,” ujar Puji di Tenggarong, Jum’at (28/11/2025).

Menurutnya, para peserta yang terlibat dalam pembinaan kebudayaan akan dilatih membuat berbagai jenis konten, mulai dari video pendek, infografis sejarah, dokumentasi kesenian, hingga storytelling budaya di media sosial. Pendekatan ini diharapkan dapat menarik minat Gen Z yang lebih dekat dengan teknologi.

“Kami ingin anak muda menjadi kreator budaya. Bukan sekadar penonton atau pewaris pasif, tapi benar-benar aktif memproduksi dan menyebarkan nilai-nilai lokal,” jelasnya.

Puji menambahkan, upaya digitalisasi budaya ini juga menjadi strategi untuk menjawab tantangan kurangnya referensi budaya lokal di internet. Selama ini, sebagian besar informasi mengenai tradisi di Kukar masih tersimpan dalam bentuk arsip fisik, yang sulit dijangkau generasi muda.

“Banyak cerita dan pengetahuan budaya yang hanya tersimpan di buku atau ingatan para tetua adat. Kalau tidak didigitalisasi, kita berisiko kehilangan warisan itu,” tegasnya.

Selain pelatihan produksi konten, Disdikbud Kukar juga tengah merancang portal budaya daring yang akan menjadi pusat informasi sejarah, kesenian, dan adat istiadat Kutai. Portal tersebut nantinya dapat diakses oleh pelajar, peneliti, maupun masyarakat umum.

Ia menyebut, kolaborasi dengan komunitas kreatif dan sekolah menjadi kunci keberhasilan program ini. Pengembangan konten budaya harus dilakukan secara kolektif agar informasi yang dihasilkan tetap akurat namun dikemas dengan cara yang menarik.

“Kolaborasi ini penting untuk memastikan nilai budaya tetap autentik, sambil tetap bisa diterima generasi muda,” ujar Puji.

Ke depan, Disdikbud Kukar menargetkan lahirnya ratusan kreator muda yang mampu mempromosikan budaya Kutai melalui platform digital. Dengan begitu, pelestarian budaya tidak hanya bergantung pada acara seremonial, tetapi benar-benar hadir dalam keseharian masyarakat era modern.

“Yang kita jaga bukan hanya bentuk seni dan tradisinya, tapi juga cara agar budaya itu tetap hidup di tengah masyarakat yang terus berubah,” tutupnya.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH