Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

BERITA DAERAH · 29 Nov 2025 14:45 WITA ·

Kukar Dorong Generasi Muda Pelihara Lagu Daerah


 Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Kartanegara, Puji Utomo, memberikan keterangan mengenai upaya Disdikbud Kukar yang saat ini tengah fokus melestarikan lagu daerah. Perbesar

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Kartanegara, Puji Utomo, memberikan keterangan mengenai upaya Disdikbud Kukar yang saat ini tengah fokus melestarikan lagu daerah.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Pelestarian lagu daerah menjadi fokus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara dalam membangun karakter pelajar sekaligus menjaga identitas budaya lokal. Lagu tradisional dianggap sebagai sarana efektif untuk menanamkan nilai kebanggaan dan cinta tanah air sejak usia dini.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menyampaikan bahwa melalui pengenalan dan penciptaan lagu daerah, pelajar belajar memahami sejarah, tradisi, dan nilai-nilai yang melekat pada budaya Kutai Kartanegara.

“Lagu daerah bukan hanya hiburan. Ini adalah cara anak-anak belajar mengenali dan menghargai identitas budaya mereka sejak dini, sehingga kelak mereka dapat menjaga warisan ini,” ujar Puji Utomo, Sabtu (29/11/2025).

Menurut Puji, pendidikan memiliki peran penting dalam melestarikan kebudayaan. Dengan media musik, generasi muda dapat memahami nilai luhur daerah secara lebih dekat dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak bisa belajar tentang tanggung jawab, kebersamaan, dan cinta tanah air melalui lagu. Musik membuat nilai-nilai ini lebih mudah diterima dan dihayati,” jelasnya.

Disdikbud Kukar mendorong pelajar untuk mengekspresikan kreativitas melalui lirik, aransemen, dan penggunaan alat musik tradisional. Hal ini diharapkan dapat mempertahankan keaslian musik daerah sekaligus membuatnya tetap diminati generasi muda.

Selain pengembangan kreativitas, Disdikbud juga menekankan pentingnya dokumentasi karya sebagai arsip musik daerah. Langkah ini berfungsi sebagai sarana pelestarian dan referensi bagi generasi berikutnya.

Puji menekankan bahwa integrasi seni dan pendidikan memberikan dampak ganda: memperkuat karakter pelajar sekaligus menjaga kelestarian budaya.

“Melalui lagu, anak-anak tidak hanya belajar menciptakan karya, tetapi juga menanamkan rasa hormat dan kebanggaan terhadap budaya mereka sendiri,” kata Puji Utomo.

Upaya ini diharapkan dapat memastikan bahwa kekayaan budaya Kutai Kartanegara tetap hidup, dihargai, dan diteruskan oleh generasi muda di tengah perkembangan zaman modern.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83
Trending di BERITA DAERAH